Poin Penting:
- Bank BJB menggandeng LPK Asta Karya untuk memperluas penyaluran KUR PMI bagi calon peserta magang ke Jepang.
- KUR PMI membantu membiayai persiapan keberangkatan agar peserta tidak terkendala dana.
- Kerja sama mendukung peningkatan kualitas SDM sekaligus penempatan tenaga kerja Indonesia berdaya saing global.
Jakarta – Bank BJB memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat Pekerja Migran Indonesia (KUR PMI) melalui kerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Asta Karya.
Langkah ini membuka akses pembiayaan bagi calon peserta program permagangan ke Jepang.
Kolaborasi tersebut ditujukan membantu peserta memenuhi biaya persiapan keberangkatan. Dukungan pembiayaan diharapkan menghilangkan kendala biaya selama proses menuju penempatan.
Kerja sama itu juga menjadi bagian dari strategi memperluas pembiayaan produktif. Di saat bersamaan, langkah tersebut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Baca juga: Bank BJB Tawarkan ORI030 dengan Kupon hingga 7 Persen
Bank BJB Dorong Akses Pembiayaan Calon Peserta Magang Jepang
CEO Regional 3 Bank BJB, Asep Wahyu Ismail, mengatakan kerja sama dengan LPK Asta Karya merupakan strategi berkelanjutan perseroan.
Langkah itu juga mendukung pembangunan nasional melalui penguatan kualitas SDM.
“Kerja sama dengan LPK Asta Karya menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Bank BJB dalam menghadirkan layanan keuangan yang memberikan manfaat nyata bagi ekonomi daerah sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional melalui penguatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya dalam keterangan di Sumedang, dikutip Antara, Rabu (22/7/2026).
Melalui kerja sama tersebut, bank menyediakan fasilitas KUR PMI bagi calon peserta program permagangan ke Jepang. Skema pembiayaan dirancang mudah diakses, terjangkau, dan tepat sasaran.
“Melalui kolaborasi tersebut, Bank BJB menyediakan fasilitas KUR PMI yang memberikan akses pembiayaan mudah, terjangkau, dan tepat sasaran bagi calon peserta program permagangan ke Jepang,” kata Asep.
Bank BJB Perkuat Sinergi Perbankan dan Lembaga Pelatihan
Menurut Asep, sinergi perbankan dan lembaga pelatihan menjadi fondasi mencetak tenaga kerja kompeten. Model kerja sama ini juga meningkatkan daya saing pekerja Indonesia di pasar internasional.
Program tersebut sekaligus mendukung target pemerintah meningkatkan penempatan tenaga kerja melalui jalur permagangan ke Jepang.
Kesempatan memperoleh pengalaman kerja berstandar global pun diharapkan semakin terbuka.
Selain itu, kedua pihak menyepakati mekanisme penyaluran dan penanggungan KUR PMI. Skema tersebut disusun secara terstruktur, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.
“Kedua belah pihak juga sepakat membangun mekanisme penyaluran dan penanggungan fasilitas KUR PMI yang terstruktur, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Asep.
Baca juga: Askrindo dan Bank BJB Jalin Kerja Sama Asuransi Kredit Program Perumahan
Bank BJB Bidik Dampak Ekonomi Berkelanjutan
Kolaborasi ini diharapkan meningkatkan penyaluran KUR PMI dalam beberapa waktu mendatang. Pembiayaan produktif juga diharapkan memperluas kesempatan masyarakat bekerja di Jepang.
Pada akhirnya, Bank BJB menargetkan pembiayaan tersebut meningkatkan kesejahteraan pekerja migran dan keluarganya.
Langkah itu sekaligus memperkuat kontribusi perbankan terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (*)
Editor: Yulian Saputra


