Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi. (Foto: Ayu Utami S)
Poin Penting
Jakarta - PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) menyiapkan sejumlah strategi untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank pada 2026, mulai dari penguatan layanan digital, optimalisasi ekosistem bisnis hingga program social finance yang menyasar masyarakat secara luas selama Ramadan.
Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi mengatakan sejak awal 2026, bank lebih aktif menjalankan berbagai program social finance bersama mitra utama, Alfa Group.
“Sejak awal 2026 kami sudah menjalankan berbagai kegiatan social finance. Tidak hanya menjelang Ramadan, tetapi juga sejak sebelumnya,” ujarnya, di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.
Baca juga: Bank Aladin Syariah dan Alfa Group Perkuat Sinergi Kembangkan Ekosisitem Bisnis
Salah satu program yang dijalankan adalah dukungan terhadap program warteg gratis yang menyediakan sekitar 60 ribu paket makanan di 34 provinsi di Indonesia dengan melibatkan 102 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Koko, program tersebut tidak hanya bertujuan memberikan bantuan kepada masyarakat, tetapi juga menjaga perputaran ekonomi pelaku usaha kecil.
“Kami ingin program ini tidak hanya berupa bantuan, tetapi juga memberi peluang usaha bagi UMKM agar mereka tetap bisa beroperasi,” ujarnya.
Selain itu, bank juga menjalankan berbagai program sosial lainnya seperti dukungan pendidikan bagi anak-anak karyawan mitra usaha serta program mudik bersama bagi sekitar 3.000 peserta menjelang Idulfitri. Program ini mencakup perjalanan melalui jalur darat menggunakan bus.
Di sisi bisnis, Koko menyebut Bank Aladin Syariah menargetkan pertumbuhan sekitar 9–11 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) pada 2026. Namun, perseroan masih mencermati perkembangan kondisi ekonomi global sebelum mengevaluasi kembali target tersebut pada pertengahan tahun.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan kinerja dana pihak ketiga (DPK) dan pembiayaan Bank Aladin Syariah masih menunjukkan tren positif, sementara profitabilitas tetap terjaga.
“Sejauh ini dana pihak ketiga masih tumbuh, pembiayaan juga mengalami pertumbuhan, dan profitabilitas masih terjaga. Kami tetap melakukan pendekatan wait and see terhadap dinamika global,” ungkapnya.
Baca juga: Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026
Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah memperkuat ekosistem bisnis, terutama melalui kolaborasi dengan Alfa Group.
Melalui ekosistem tersebut, Bank Aladin Syariah dapat menyalurkan pembiayaan kepada pelaku usaha yang telah memiliki hubungan bisnis yang jelas dengan Alfa Group, sehingga kualitas pembiayaan dapat lebih terjaga.
Sebagian dari pelaku usaha tersebut juga merupakan pelaku UMKM di sektor ritel dan produksi makanan.
Di sisi transaksi, saat ini bank mencatat rata-rata nilai transaksi nasabah di platform digitalnya mencapai sekitar Rp14 juta per bulan. Dari jumlah tersebut sekitar Rp10 juta–Rp11 juta merupakan transaksi keluar seperti pembayaran dan pembelian, sementara sekitar Rp4 juta–Rp5 juta merupakan transaksi internal.
“Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, volume transaksi tersebut meningkat hampir dua kali lipat,” kata Koko.
Baca juga: Bank Aladin Syariah Jaga Kualitas Pembiayaan Lewat Strategi Ekosistem
Seiring penguatan kolaborasi dan berbagai inisiatif yang terus dikembangkan, kinerja Bank Aladin Syariah juga menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga November 2025, perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp14 triliun meningkat 61,87 persen dibandingkan 2024, dengan jumlah nasabah aktif tumbuh lebih dari 32 persen secara tahunan.
Untuk memperluas akses layanan selama Ramadan, Bank Aladin Syariah juga meluncurkan fitur tarik tunai tanpa kartu melalui jaringan ATM Bank Central Asia (BCA). Layanan ini memungkinkan nasabah melakukan penarikan tunai di sekitar 16 ribu titik jaringan ATM.
Selain itu, nasabah juga dapat melakukan transaksi tarik maupun setor tunai melalui jaringan ritel seperti Alfamart, Alfamidi, Lawson, dan DANDAN yang totalnya mencapai sekitar 23 ribu titik layanan.
Baca juga: Jurus Bank Aladin Syariah Pererat Loyalitas Nasabah 2026
Ke depan, Bank Aladin Syariah juga tengah menyiapkan produk tabungan rencana haji, Ala Impian Haji, setelah ditunjuk sebagai bank penerima setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPS-BPIH).
Produk tersebut diharapkan dapat membantu nasabah menabung secara bertahap untuk memenuhi setoran awal biaya haji. (*) Ayu Utami
Page: 1 2
Poin Penting Jobstreet meluncurkan fitur Basic Talent Search yang memberi akses hingga 50 juta profil… Read More
Poin Penting Komisi XI DPR menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK periode 2026–2031 setelah… Read More
Poin Penting Komisi XI DPR RI menetapkan lima anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031 setelah… Read More
Poin Penting BNI membuka layanan terbatas di 23 outlet pada 20 Maret 2026 dan 32… Read More
Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) menyelenggarakan acara buka bersama yang dihadiri oleh anggota sekaligus… Read More
Poin Penting Komisi XI DPR RI menetapkan lima anggota DK OJK 2026–2031, dengan Friderica Widyasari… Read More