Categories: News UpdatePerbankan

Bank Aladin Syariah Perkuat Ekosistem dan Social Finance untuk Dorong Pertumbuhan 2026

Poin Penting

  • Bank Aladin Syariah menargetkan pertumbuhan 9-11 persen pada 2026 dengan memperkuat layanan digital dan ekosistem bisnis.
  • Perseroan menjalankan program social finance, termasuk warteg gratis 60 ribu paket makanan yang melibatkan 102 UMKM di 34 provinsi.
  • Bank juga memperluas layanan melalui tarik tunai tanpa kartu di 16 ribu ATM BCA serta jaringan ritel di sekitar 23 ribu titik layanan.

Jakarta - PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) menyiapkan sejumlah strategi untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank pada 2026, mulai dari penguatan layanan digital, optimalisasi ekosistem bisnis hingga program social finance yang menyasar masyarakat secara luas selama Ramadan.

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi mengatakan sejak awal 2026, bank lebih aktif menjalankan berbagai program social finance bersama mitra utama, Alfa Group.

“Sejak awal 2026 kami sudah menjalankan berbagai kegiatan social finance. Tidak hanya menjelang Ramadan, tetapi juga sejak sebelumnya,” ujarnya, di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Baca juga: Bank Aladin Syariah dan Alfa Group Perkuat Sinergi Kembangkan Ekosisitem Bisnis

Salah satu program yang dijalankan adalah dukungan terhadap program warteg gratis yang menyediakan sekitar 60 ribu paket makanan di 34 provinsi di Indonesia dengan melibatkan 102 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Koko, program tersebut tidak hanya bertujuan memberikan bantuan kepada masyarakat, tetapi juga menjaga perputaran ekonomi pelaku usaha kecil.

“Kami ingin program ini tidak hanya berupa bantuan, tetapi juga memberi peluang usaha bagi UMKM agar mereka tetap bisa beroperasi,” ujarnya.

Selain itu, bank juga menjalankan berbagai program sosial lainnya seperti dukungan pendidikan bagi anak-anak karyawan mitra usaha serta program mudik bersama bagi sekitar 3.000 peserta menjelang Idulfitri. Program ini mencakup perjalanan melalui jalur darat menggunakan bus.

Dorong Pertumbuhan lewat Ekosistem dan Digital

Di sisi bisnis, Koko menyebut Bank Aladin Syariah menargetkan pertumbuhan sekitar 9–11 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) pada 2026. Namun, perseroan masih mencermati perkembangan kondisi ekonomi global sebelum mengevaluasi kembali target tersebut pada pertengahan tahun.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan kinerja dana pihak ketiga (DPK) dan pembiayaan Bank Aladin Syariah masih menunjukkan tren positif, sementara profitabilitas tetap terjaga.

“Sejauh ini dana pihak ketiga masih tumbuh, pembiayaan juga mengalami pertumbuhan, dan profitabilitas masih terjaga. Kami tetap melakukan pendekatan wait and see terhadap dinamika global,” ungkapnya.

Baca juga: Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah memperkuat ekosistem bisnis, terutama melalui kolaborasi dengan Alfa Group.

Page: 1 2

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Visa Gandeng Skorcard untuk Perluas Inklusi dan Akses Kredit di Indonesia

Poin Penting Visa dan Skorcard menjalin kerja sama strategis untuk memperluas akses kredit dan inklusi… Read More

6 hours ago

Purbaya Pastikan APBN 2026 Belum Direvisi Meski Harga Minyak Naik

Poin Penting Pemerintah belum akan merevisi APBN 2026 meski harga minyak dunia sempat menyentuh USD100… Read More

6 hours ago

Seleksi Bos OJK, Dicky Kartikoyono Tawarkan Strategi Perkuat Pembiayaan Ekonomi

Poin Penting Dicky Kartikoyono menilai stabilitas sektor keuangan Indonesia cukup baik, namun kontribusinya terhadap pertumbuhan… Read More

6 hours ago

Hernawan Bekti Sasongko Incar Kursi Wakil Ketua OJK, Ini Strateginya

Poin Penting Hernawan Bekti Sasongko maju sebagai calon Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK dan mengikuti… Read More

7 hours ago

Analis Elev8: Dua Risiko Utama Bayangi Ekonomi China, ASEAN Harus Waspadai Imbasnya

Poin Penting Krisis properti dan kelebihan kapasitas industri China menjadi dua risiko utama yang dapat… Read More

7 hours ago

IHSG Ditutup Lanjut Melemah ke Level 7.389, Turun 0,69 Persen

Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,69% ke level 7.389 pada perdagangan 11 Maret 2026. Sebanyak… Read More

7 hours ago