Poin Penting
- Banggar DPR memperkirakan anggaran MBG 2027 turun menjadi Rp174 triliun dari Rp268 triliun pada 2026.
- Penurunan anggaran dilakukan berdasarkan evaluasi kebutuhan SPPG dan jumlah penerima manfaat, bukan untuk menurunkan kualitas program.
- Pemerintah masih menghitung kebutuhan anggaran final dan akan menetapkannya saat pengesahan APBN 2027 pada September mendatang.
Jakarta – Anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027 diperkirakan turun menjadi Rp174 triliun dari alokasi Rp268 triliun pada 2026.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menegaskan penurunan itu dilakukan berdasarkan evaluasi kebutuhan program, bukan untuk mengurangi kualitas layanan.
Said menyebut besaran anggaran tersebut masih berupa perkiraan. Angka final akan ditetapkan pada September 2026 bersamaan dengan pengesahan Undang-Undang APBN 2027.
Penyesuaian anggaran dilakukan setelah pemerintah menghitung kebutuhan berdasarkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan jumlah penerima manfaat yang sebenarnya.
Baca juga: Kasus MBG Merembet ke Perwira Polri dan TNI, Ompreng pun Dikorupsi
Banggar: Anggaran MBG Disesuaikan Hasil Evaluasi
Menurut Said, penurunan anggaran MBG didasarkan pada hasil evaluasi pelaksanaan program. Pemerintah menghitung kembali kebutuhan riil agar anggaran lebih tepat sasaran.
“Kalau MBG pasti turun… itu tidak lebih dari Rp174 triliun,” kata Said di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Antara, Senin (6/7).
Ia menegaskan penyesuaian anggaran bukan berarti kualitas program diturunkan.
Langkah tersebut justru dilakukan untuk menjaga tata kelola program tetap baik dan memastikan kualitas gizi yang diterima peserta didik tetap terjaga.
Said juga mengatakan besaran pasti anggaran akan diputuskan pada September mendatang saat APBN 2027 disahkan.
Pemerintah Ikuti Arahan Presiden
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa rencana pengurangan anggaran MBG akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.
Saat ditemui di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (11/6), Purbaya mengaku telah mengetahui rencana tersebut. Namun, ia belum mengungkapkan nilai pemangkasan anggaran yang sedang disiapkan.
“Kami ikuti keputusan Bapak Presiden,” ujar Menkeu.
Baca juga: Purbaya Tinjau Realisasi APBN dan Pelaksanaan MBG-Kopdes Merah Putih di Jateng
Mensesneg: Besaran Anggaran Masih Dihitung
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga membenarkan akan ada pengurangan anggaran MBG. Menurutnya, rencana itu merupakan hasil pembenahan tata kelola program prioritas pemerintah.
Meski demikian, pemerintah belum menetapkan besaran pengurangan anggaran. Kementerian Keuangan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) masih menghitung kebutuhan riil program tersebut.
“Jadi, dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk Program MBG ini totalnya menjadi berapa,” kata Prasetyo.
Pemerintah menegaskan penghitungan ulang dilakukan agar kebutuhan pendanaan MBG sesuai dengan kondisi di lapangan sekaligus menjaga efektivitas pelaksanaan program pada 2027. (*)
Editor: Galih Pratama


