Moneter dan Fiskal

Bahlil Sebut Tukin ASN ESDM Naik 100 Persen, Purbaya: Saya Belum Tahu

Poin Penting

  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui adanya keputusan kenaikan tunjangan kinerja (tukin) pegawai Kementerian ESDM sebesar 100 persen.
  • Anggaran 2026 untuk seluruh kementerian sudah disiapkan, namun rincian khusus untuk ESDM belum diterima Kemenkeu.
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut kenaikan tukin ESDM telah mendapat restu Presiden Prabowo dan harus diiringi peningkatan kinerja ASN.

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan belum mengetahui mengenai rencana kenaikan tunjangan kinerja (tukin) pegawai Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebesar 100 persen.

Purbaya menyatakan hingga saat ini belum menerima arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait kebijakan tersebut. Meski demikian, ia memastikan bahwa apabila keputusan resmi sudah ditetapkan, maka pelaksanaan kenaikan tukin dapat dilakukan.

“Saya nggak tahu, saya belum tahu kalau ada surat dari Perintah Kementerian, ya kita ikut, cuma saya belum tahu,” kata Purbaya saat ditemui di kantornya, dikutip, Selasa, 28 Oktober 2025.

Baca juga: Legislator Soroti Penyerapan Anggaran dan Tukin 300 Persen di Kemenkeu

Bendahara negara ini menambahkan, alokasi anggaran seluruh kementerian dan lembaga untuk tahun 2026 sudah tersedia. Namun, ia mengaku belum menerima rincian mengenai kenaikan tukin pegawai Kementerian ESDM.

“Anggarannya sudah ada semua, cuma saya belum tahu untuk ESDM seperti apa. Jadi belum sampai, nanti kalau sampai saya akan jelaskan,” ungkapnya.

Baca juga: Disebut Bahlil Salah Baca Data Harga LPG 3 Kg, Purbaya Bilang Begini

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan tukin ASN Kementerian ESDM akan naik menjadi 100 persen. Menurutnya, Kebijakan tersebut telah mendapatkan restu dari Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil menegaskan kenaikan tukin ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap kinerja ASN ESDM. Namun, ia juga menyampaikanpesan Presiden agar peningkatan tunjangan tersebut harus diimbangi dengan kinerja yang lebih baik lagi. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

5 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

6 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

7 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

7 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

7 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

8 hours ago