Poin Penting
- Rupiah dibuka melemah 0,17 persen ke level Rp17.993 per dolar AS.
- Pelemahan terjadi di tengah fokus pasar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed.
- Bank Mandiri memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.885-Rp18.035 per dolar AS.
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan Senin (6/7/2026). Rupiah dibuka di level Rp17.993 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,17 persen dibandingkan penutupan perdagangan Jumat pekan lalu di Rp17.963 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, indeks dolar AS (DXY) masih bertahan di bawah level 101 setelah merosot pada sesi sebelumnya. Kondisi tersebut dipicu data pasar tenaga kerja AS yang lebih lemah dari perkiraan sehingga mendorong pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) tahun ini.
Sementara kontrak berjangka Fed Funds (Fed Funds Futures ) kini mencerminkan peluang sekitar 50 persen untuk kenaikan suku bunga pada September 2026, turun dari 67 persen sebelum rilis data ketenagakerjaan terbaru.
“Ketua The Fed, Kevin Warsh, juga mengatakan pekan ini bahwa ekspektasi inflasi mulai mereda, sembari menegaskan kembali komitmen bank sentral untuk menjaga stabilitas harga,” jelas Andry, Senin, 6 Juli 2026.
Baca juga: Rupiah Hari Ini Dibuka Menguat di Level Rp17.950 per Dolar AS
Andry menambahkan, harga energi mengalami penurunan. Namun, imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang masih bertahan tinggi sehingga perhatian pasar kembali tertuju pada arah kebijakan moneter.
Rupiah Diproyeksi Bergerak di Kisaran Rp17.885-Rp18.035
Menurut Andry, pelaku pasar kini menantikan risalah rapat kebijakan moneter Federal Reserve yang dapat memberikan petunjuk mengenai pandangan para anggota Federal Open Market Committee (FOMC)
“The Fed dijadwalkan merilis risalah rapat kebijakan bulan Juni yang diharapkan memberikan gambaran mengenai perbedaan pandangan di antara para anggota Federal Open Market Committee (FOMC),” ujarnya.
Baca juga: Kurs Rupiah 2 Juli 2026 Turun ke Rp17.977 per Dolar AS, Dipicu Defisit Neraca Perdagangan
Andry memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.885 hingga Rp18.035 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
“Pandangan kami rupiah pada hari ini diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.885 dan Rp18.035 per dolar AS,” katanya. (*)
Editor: Yulian Saputra


