Awal Oktober, Aliran Modal Asing Mulai Masuk ke RI Sebesar Rp8,69 triliun

Awal Oktober, Aliran Modal Asing Mulai Masuk ke RI Sebesar Rp8,69 triliun

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat, aliran modal asing mulai masuk ke Indonesia (capital inflow) senilai Rp1,66 triliun melalui berbagai instrumen pada minggu pertama Oktober 2021.

“Berdasarkan data transaksi 4-7 Oktober 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto Rp8,69 triliun,” ujar Direktur Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Muhamad Nur seperti dikutip Jumat, 08 Oktober 2021.

Lebih lanjut, Nur menjelaskan, aliran modal asing masuk paling besar berasal dari pasar saham senilai Rp9,96 triliun. Sedangkan, aliran modal asing juga keluar melalui instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yang melakukan jual neto sebesar Rp1,27 triliun.

Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu I Oktober 2021, perkembangan harga pada Oktober 2021 tetap terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,05% (mtm). Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Oktober 2021 secara tahun kalender sebesar 0,85% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,59% (yoy).

Penyumbang utama inflasi Oktober 2021 sampai dengan minggu pertama yaitu komoditas cabai merah sebesar 0,05% (mtm), minyak goreng, rokok kretek filter dan angkutan udara masing-masing sebesar 0,01% (mtm).

Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain tomat dan telur ayam ras masing-masing sebesar -0,02% (mtm), daging ayam ras, bayam, kangkung, sawi hijau dan emas perhiasan masing-masing sebesar -0,01% (mtm). (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Related Posts

News Update

Top News