Pertanian; Sektor penting. (Foto: hijauku.com)
Jakarta – Pemerintah mulai melirik asuransi pertanian. Eksistensi petani harus jadi perhatian pemerintah untuk merealisasikan kedaulatan pangan nasional. Hal ini mendorong berbagai pihak untuk fokus mendongkrak daya saing, khususnya petani padi.
Asuransi pertanian diyakini dapat mendorong daya saing petani. Sebab, petani seringkali dihadapkan banyaknya ancaman dan risiko. Ancaman tersebut misalnya, perubahan iklim yang menyebabkan banjir, kekeringan, dan serangan hama. Pemerintah, melalui Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) diharapkan mampu meminimalisasi kerugian petani.
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan, perlindungan petani merupakan amanat yang tertuang dalam Undang-undang (UU). UU Nomor 19 Tahun 2013 berisi tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Didalamnya disebutkan, khususnya pelaksanaan strategi perlindungan petani melalui asuransi pertanian sebagai strategi ketujuh.
Asuransi pertanian tersebut selaras dengan Program Nawacita Jokowi-JK. Salah satu program tersebut adalah menggerakkan sektor strategis pertanian untuk mencapai kedaulatan pangan.
“Petani yang mengasuransikan tanaman padinya akan mencegah ketergantungan mereka terhadap tengkulak. Dengan itu, kesejahteraan bisa tercapai dan produktivitas pertanian mudah terwujud,” ujar Amran dalam keterangannya di Jakarta.
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More
Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,94 persen ke level 9.032,58 dan sempat menyentuh All Time… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More
Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More
Poin Penting Permata Bank optimistis kredit konsumer tumbuh sekitar 10 persen pada 2026, dengan prospek… Read More