Poin Penting
- ASLC terus memperkuat ekosistem bisnis mobil bekas melalui sinergi JBA Indonesia, Caroline.id, dan MotoGadai dengan strategi omnichannel
- Strategi omnichannel ASLC memberikan fleksibilitas transaksi bagi pelanggan sekaligus memastikan kendaraan disalurkan melalui kanal yang berpotensi memberikan nilai terbaik
- Kinerja ASLC semester I 2026 tumbuh positif, dengan pendapatan Rp589 miliar atau naik 31,9 persen yoy dan penjualan mobil bekas Caroline.id mencapai Rp493 miliar, tumbuh 57,4 persen.
Jakarta – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC), emiten yang bergerak di bisnis lelang (JBA Indonesia), penjualan ritel mobil bekas (Caroline.id), dan pegadaian (MotoGadai) terus mengoptimalkan ekosistem transaksi mobil bekas untuk maksimalkan nilai kendaraan melalui sinergi ketiga lini bisnisnya.
Ekosistem transaksi mobil bekas ASLC diperkuat dengan strategi omnichannel. Melalui hal itu, perseroan mengintegrasikan kanal online dan offline untuk memudahkan konsumen mencari, mengecek, dan melakukan transaksi kendaraan sesuai preferensi.
Presiden Direktur ASLC, Jany Candra, menyatakan keberadaan JBA dan Caroline.id pada eksosistem bisnis mobil bekas milik ASLC ini memberikan fleksibilitas kepada pelanggan dalam menentukan kanal penjualan kendaraan yang sesuai.
“Adanya dua pilihan kanal transaksi, JBA dan Caroline.id ini membuat pelanggan bisa memilih kanal yang sesuai dengan karakteristik dan potensi nilai dari masing-masing kendaraan,” ucapnya dalam keterangan resmi dikutip, 23 Agustus 2026.
Baca juga: Pendapatan ASLC Naik 31,9 Persen jadi Rp589,9 Miliar di Semester I 2026
Guna memastikan setiap kendaraan akan memperoleh nilai terbaik, ASLC menerapkan standardisasi untuk menentukan kanal penjualan yang paling optimal, baik melalui Caroline.id maupun lelang JBA.
Adapun keberadaan Motogadai melengkapi ekosistem transaksi mobil bekas ASLC dengan solusi pembiayaan.
Melalui Motogadai, Perseroan menyajikan kemudahan kepada konsumen untuk memiliki kendaraan melalui opsi gadai sesuai kebutuhan.
ASLC juga menyediakan Cartalog, platform berbasis yang memberikan gambaran dan estimasi harga kendaraan dengan kondisi pasar berdasarkan data aktual beserta faktor-faktor yang memengaruhi nilai jual kendaraan tersebut.
Baca juga: Emiten Prajogo Pangestu TPIA Caplok Bisnis Otomotif di Singapura-Malaysia
Lewat sejumlah strategi tersebut, kinerja perseroan sepanjang enam bulan pertama tahun 2026 menunjukkan tren positif. ASLC mencatat pendapatan Rp589 miliar atau tumbuh 31,9 persen secara tahunan (yoy).
Hasil penjualan mobil bekas melalui Caroline.id mencapai Rp493 miliar, naik 57,4 persen dibanding tahun sebelumnya Rp313 miliar. Dari pendapatan tersebut, ASLC berhasil membukukan laba bersih Rp8,9 miliar. (*)
Editor: Galih Pratama


