Sementara dari sisi eksternal, sambung dia, yakni terkait dengan perubahan kebijakan moneter bank sentral dunia pada minggu pertama Desember 2016, juga akan mendatangkan volatilitas tinggi di pasar keuangan global.
“Rupiah yang sempat melemah di pembukaan Senin kemarin akhirnya ditutup menguat tipis walaupun mayoritas kurs di Asia melemah terhadap dollar,” tutupnya. (*)
(Baca juga: Sentimen Ahok Mereda, Rupiah Berpeluang Menguat)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting IHSG menguat signifikan 2,07 persen ke level 7.458,49, didorong dominasi saham naik (485… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More
Poin Penting BBRI membagikan dividen Rp52,10 triliun dari laba bersih 2025 sebesar Rp56,65 triliun, dengan… Read More
Poin Penting Kejagung mengungkap modus pengondisian tender yang menyebabkan harga minyak dan produk kilang dalam… Read More
Poin Penting PT Pegadaian membuka kantor cabang di Timor Leste sebagai langkah strategis memperluas layanan… Read More
Poin Penting Prabowo Subianto optimistis Indonesia bangkit sebagai “rising giant” dunia dengan fondasi kuat dari… Read More