Poin Penting
- IHSG ditutup melemah 3,05 persen ke level 5.643,19 dengan 564 saham terkoreksi.
- Seluruh sektor dan indeks utama Bursa Efek Indonesia berakhir di zona merah, dipimpin sektor bahan baku yang turun 5,54 persen.
- ELPI, BBHI, dan TRIM menjadi top gainers, sedangkan SAME, PANS, dan SGRO memimpin daftar top losers.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (30/6) melanjutkan pelemahannya ke posisi 5.643,19 atau terkoreksi sebanyak 3,05 persen dari posisi sebelumnya di 5.820,79.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 564 saham terkoreksi, 136 saham menguat, dan 99 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 22,72 miliar saham diperdagangkan dengan 1,62 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp15,33 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Lanjut Melemah 2,42 Persen ke Level 5.679, Seluruh Sektor Tertekan
Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak melemah, dengan LQ45 turun 3,47 persen ke 553,11, IDX30 merosot 3,37 persen jadi 314,27, Sri-Kehati melemah 3,09 persen ke 276,23, dan JII turun 2,15 persen menjadi 331,15.
Tidak hanya itu, seluruh sektor juga mengalami penurunan, dengan sektor bahan baku melemah 5,54 persen, sektor energi merosot 3,51 persen, sektor siklikal turun 2,79 persen, sektor properti melemah 2,68 persen, sektor infrastruktur merosot 2,22 persen, dan sektor keuangan turun 1,89 persen.
Selain itu, sektor kesehatan melemah 1,79 persen, sektor industrial merosot 1,71 persen, sektor transportasi turun 0,85 persen, sektor teknologi melemah 0,60 persen, dan sektor non-siklikal merosot 0,14 persen.
Baca juga: IHSG Dibuka Melemah 0,39 Persen ke Posisi 5.798
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM).
Sedangkan saham top losers adalah PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), dan PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)
Editor: Yulian Saputra


