Poin Penting
- AIA meluncurkan AIA Healthy Longevity untuk nasabah HNW melalui kerja sama dengan BCA.
- Layanan ini menggabungkan proteksi penyakit kritis dengan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan gaya hidup sehat.
- Program diberikan bagi pemegang polis PRIMA Extra tertentu dengan uang pertanggungan minimal Rp2 miliar.
Jakarta – PT AIA Financial (AIA) memperkuat layanan bagi nasabah segmen high net worth (HNW) dengan meluncurkan AIA Healthy Longevity, layanan kesehatan berbasis sains yang terintegrasi dengan produk asuransi penyakit kritis.
Layanan tersebut dipasarkan melalui jalur distribusi kemitraan dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan terintegrasi dengan produk Proteksi Penyakit Kritis Maksima Extra (PRIMA Extra).
Melalui layanan ini, AIA tidak hanya menawarkan perlindungan finansial saat terjadi penyakit kritis, tetapi juga mendorong upaya pencegahan melalui pemeriksaan kesehatan komprehensif dan pendampingan gaya hidup sehat.
Presiden Direktur AIA, Harsya Prasetyo, menuturkan meningkatnya angka harapan hidup masyarakat perlu diimbangi dengan upaya menjaga kualitas hidup agar tetap sehat dan produktif.
Baca juga: Menilik Peran Asuransi Syariah dalam Kehidupan Modern, Seperti Apa?
“Seiring meningkatnya harapan hidup masyarakat, tantangan terbesar adalah memastikan tahun-tahun tersebut dijalani dalam kondisi sehat dan produktif. Melalui AIA Healthy Longevity, kami ingin membantu nasabah memahami kondisi tubuh mereka secara lebih mendalam dan mengambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan sejak dini,” ujar Harsya, seperti dikutip, Jumat, 10 Juli 2026.
Ia menambahkan, pendekatan kesehatan preventif menjadi semakin penting di tengah meningkatnya risiko penyakit tidak menular serta tingginya biaya kesehatan.
“Karena itu, layanan ini menggabungkan pemeriksaan kesehatan berbasis teknologi, analisis medis, serta rekomendasi yang dipersonalisasi mencakup aspek nutrisi, olahraga, hingga manajemen stres,” tambahnya.
Data World Health Organization (WHO) menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Namun, periode hidup sehat hanya sekitar 63 tahun, sehingga terdapat kesenjangan sekitar 10 tahun ketika seseorang berpotensi mengalami penurunan kesehatan atau menderita penyakit kritis.
Melalui pendekatan preventive and proactive healthcare, AIA berharap risiko tersebut dapat ditekan melalui deteksi dini dan intervensi kesehatan sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.
Sementara itu, Direktur BCA, Haryanto T. Budiman, mengatakan aspek kesehatan kini menjadi bagian penting dalam perencanaan kekayaan atau wealth management, terutama bagi nasabah dengan nilai aset yang besar.
“Kami percaya kesehatan dan stabilitas finansial berjalan beriringan. AIA Healthy Longevity yang terintegrasi dalam solusi proteksi PRIMA Extra menjadi solusi yang relevan bagi nasabah BCA untuk hidup lebih sehat sekaligus mempersiapkan masa depan dengan lebih baik,” ujarnya.
Baca juga: Perkuat Penegakan Hukum, OJK Sidik dan Sita Aset Kasus Asuransi Pro Life
Program AIA Healthy Longevity didukung oleh Chi Longevity dan mencakup asesmen kesehatan menyeluruh, analisis hasil pemeriksaan oleh tim multidisiplin yang terdiri dari dokter, ahli gizi, dan pelatih kesehatan, penyusunan rencana kesehatan yang dipersonalisasi, serta pendampingan melalui sesi health coaching.
Layanan ini diberikan sebagai program loyalitas bagi pemegang polis PRIMA Extra yang memenuhi kriteria tertentu dan telah memasuki tahun polis ketiga. Nasabah dapat memperoleh manfaat tersebut melalui pembelian PRIMA Extra dengan pembayaran premi tahunan, uang pertanggungan minimal Rp2 miliar, masa bayar lima tahun, serta premi minimal Rp100 juta per tahun. (*) Ayu Utami


