Poin Penting
- Hitachi Vantara resmi meluncurkan VSP One Block High End di Indonesia, solusi storage all-flash NVMe untuk mendukung AI, aplikasi mission-critical, dan ketahanan siber
- Perbankan menjadi pengguna utama, karena membutuhkan reliability dan availability tinggi untuk menopang layanan transaksi 24/7
- Fleksibel dan aman, VSP One Block High End menawarkan konfigurasi storage dari 10 terabyte hingga petabyte serta fitur perlindungan ransomware dan pemulihan data.
Jakarta – Hitachi Vantara, unit bisnis Hitachi Ltd yang bergerak di bidang data storage, infrastruktur AI, dan manajemen cloud hybrid, resmi meluncurkan Virtual Storage Platform One (VSP One) Block High End di Indonesia.
Solusi storage all-flash NVMe tersebut dirancang untuk mendukung aplikasi mission-critical, kebutuhan artificial intelligence (AI) yang terus berkembang, sekaligus memperkuat ketahanan perusahaan terhadap ancaman siber.
VSP One Block High End pertama kali diperkenalkan secara global pada November 2025. Platform ini menawarkan skalabilitas, keamanan siber, dan ketahanan data yang memungkinkan perusahaan mengoptimalkan pemanfaatan data untuk menghasilkan insight dan dampak bisnis secara lebih efisien.
VSP One Block High End hadir bersama VSP 360, solusi perangkat lunak manajemen terpadu Hitachi Vantara yang dirancang untuk menyederhanakan pengelolaan infrastruktur data. Platform ini memungkinkan konsolidasi beban kerja secara seamless di lingkungan open systems dan mainframe, sekaligus menghadirkan keamanan serta keberlanjutan berstandar enterprise.
Peluncuran VSP One Block High End juga dinilai sejalan dengan kerangka nasional pengembangan AI, termasuk Roadmap AI Nasional 2026-2029 dan AI ethics yang peraturan presidennya masih dalam proses finalisasi.
Baca juga: Benarkah Tren AI Akan Melambat pada 2028? Ini Prediksinya
Seiring perkembangan roadmap AI yang diarahkan untuk membangun ekosistem pemanfaatan AI secara bertanggung jawab, perusahaan yang mengadopsi teknologi tersebut membutuhkan infrastruktur data yang mampu memenuhi aspek compliance tanpa mengganggu layanan penting yang telah berjalan.
Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia terus mendorong peningkatan volume transaksi. Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,50 miliar transaksi hingga Juli 2026, tumbuh 28,69% secara tahunan.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh sistem pembayaran yang aman dan lancar serta infrastruktur yang stabil. Kondisi ini menunjukkan semakin pentingnya peran teknologi dalam menopang layanan pembayaran dan berbagai aktivitas operasional digital.
“Dengan hadirnya VSP One Block High End di Indonesia, perusahaan memiliki pilihan untuk memodernisasi infrastruktur yang mendukung layanan tersebut sekaligus memperkuat ketahanan operasional,” ujar Country Managing Director Hitachi Vantara Indonesia, Ming Sunadi saat acara media briefing peluncuran VSP One Block High-End di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Banyak Dipakai Perbankan
Sementara itu, Enterprise Solutions Consultant Lead Hitachi Vantara Indonesia, Sony Chahyadi mengungkapkan, sejak diperkenalkan pada awal 2026, VSP One Block High End mulai banyak digunakan, khususnya oleh industri perbankan.
“Sudah ada beberapa bank, dari bank swasta yang cukup besar sudah mulai menggunakan ini. Sejak pertama kali launching di awal tahun ini mereka sudah pakai. Jadi, kebanyakan sektor financial (yang pakai),” ucap Sony.
Menurut Sony, tingginya kebutuhan reliability dan availability layanan transaksi di industri keuangan menjadi salah satu faktor yang membuat VSP One Block High End banyak digunakan oleh sektor tersebut.
VSP One Block High End sejak awal memang dirancang untuk segmen korporasi menengah hingga besar yang membutuhkan skalabilitas tinggi, terutama dari sisi reliability dan availability.
Sektor keuangan yang sebagian besar mengoperasikan layanan transaksi selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu membutuhkan infrastruktur yang mampu menopang skala operasi sekaligus menjaga keberlangsungan layanan.
Selain aspek reliability dan availability, Sony menyebut VSP One Block High End menawarkan fleksibilitas dari sisi biaya investasi. Sistem tersebut menyediakan berbagai pilihan konfigurasi storage yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing institusi.
“Makanya tadi kan ada yang mulai dari 4 controller, kemudian 8 controller, 12 controller. Kemudian, kapasitasnya juga mulai dari mungkin 10 tera, 20 tera, sampai dengan petabyte. Jadi, akan sangat bervariasi nilai investasinya,” jelas Sony.
Dari sisi keamanan, VSP One Block High End dilengkapi fitur immutable snapshots dan pemulihan otomatis. Platform tersebut juga dapat diintegrasikan dengan Ransomware Detection yang didukung CyberSense.
Layanan berlangganan opsional tersebut memanfaatkan AI untuk mendeteksi anomali, mengidentifikasi indikasi kerusakan akibat ransomware, serta menemukan titik pemulihan terdekat dari snapshot yang masih bersih.
Baca juga: Ganti Haluan ke Bisnis AI Data Center, MGLV Perkuat Modal Lewat Rights Issue
Kemampuan tersebut membantu perusahaan melindungi data penting sekaligus memulihkan salinan data terpercaya ketika terjadi gangguan.
Platform ini juga dilengkapi perlindungan bersertifikasi FIPS 140-3 Level 2 dan dirancang untuk mendukung operasional berkelanjutan pada beban kerja mission-critical.
“VSP 360 membantu perusahaan mengelola infrastruktur secara terpusat, mengotomatisasi berbagai proses, serta memantau kondisi sistem dengan bantuan AI. Ini membantu tim mengontrol berbagai sistem yang digunakan, terutama ketika volume data dan kebutuhan komputasi terus meningkat,” pungkas Ming. (*) Steven Widjaja


