Poin Penting
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar USD197,50 juta dari laba bersih tahun buku 2025
- Jadwal kunci pembagian: Cum dividen 27 April 2026, recording date 29 April 2026, dan pembayaran dividen dijadwalkan pada 8 Mei 2026
- Laba bersih ADRO 2025 tercatat USD447,69 juta, dengan saldo laba ditahan USD3,22 miliar dan total ekuitas USD5,00 miliar.
Jakarta – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) akan membagikan dividen tunai dari laba bersih tahun buku 2025 senilai USD197,50 juta.
Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 17 April 2026.
“Perseroan menyampaikan rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 17 April 2026 dengan rincian dividen tahun buku 2025 yang akan dibayar USD197,50 juta,” ucap Maharani Cindy Opssedha, Corporate Secretary ADRO, dikutip, 20 April 2026.
Baca juga: ADMR Bagikan Dividen Tunai USD120 Juta, Simak Jadwalnya
Jadwal Pembagian Dividen ADRO
- Tanggal Efektif: 17 April 2026
- Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 27 April 2026, 2 HB sebelum recording date
- Tanggal Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 28 April 2026, 1 HB setelah Cum dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi
- Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai: 29 April 2026 HB yang sama dengan tanggal recording date (DPS)
- Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai: 30 April 2026, 1 HB setelah Cum dividen di Pasar Tunai
- Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai: 29 April 2026 Waktu 16:00, paling cepat 16 HB sejak pengumuman
- Tanggal Pembayaran Dividen: 8 Mei 2026, selambat-lambatnya 10 HB setelah recording date.
Baca juga: Maybank Indonesia Angkat Presiden Komisaris Baru dan Tebar Dividen Rp580,07 Miliar
Diketahui, hingga per 31 Desember 2025 yang mendasari pembagian dividen, laba bersih ADRO yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD447,69.
Selanjutnya, saldo laba ditahan yang titdak dibatasi penggunaannya USD3,22 miliar, dengan total ekuitas senilai USD5,00 miliar. (*)
Editor: Galih Pratama








