Jakarta–Asian Development Bank (ADB) mengungkapkan kesiapannya untuk mengucurkan pinjaman sebesar USD2 miliar atau setara dengan Rp26,6 triliun setiap tahun untuk Indonesia. Dana ini diberikan untuk membantu indonesia membenahi infrastruktur.
Wakil Presiden ADB untuk Urusan Pengelolaan Pengetahuan dan Pembangunan Berkelanjutan, Bambang Susantono mengungkapkan, besaran pinjaman yang disalurkan tersebut untuk memenuhi kebutuhan investasi Indonesia yang ditafsir mencapai USD74 miliar atau Rp987,2 triliun hingga 2030.
Ia menilai saat ini Indonesia masih mengalami gap atau kekurangan investasi hingga USD51 miliar atau setara Rp679 triliun. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More