News Update

ADB Danai Infrastruktur Indonesia USD2 Miliar per Tahun

Jakarta–Asian Development Bank (ADB) mengungkapkan kesiapannya untuk mengucurkan pinjaman sebesar USD2 miliar atau setara dengan Rp26,6 triliun setiap tahun untuk Indonesia. Dana ini diberikan untuk membantu indonesia membenahi infrastruktur.

Wakil Presiden ADB untuk Urusan Pengelolaan Pengetahuan dan Pembangunan Berkelanjutan, Bambang Susantono mengungkapkan, besaran pinjaman yang disalurkan tersebut untuk memenuhi kebutuhan investasi Indonesia yang ditafsir mencapai USD74 miliar atau Rp987,2 triliun hingga 2030.

Ia menilai saat ini Indonesia masih mengalami gap atau kekurangan investasi hingga USD51 miliar atau setara Rp679 triliun. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3

Suheriadi

Recent Posts

Nasib Rupiah setelah Libur Lebaran di Tengah Perang dan Fiskal yang Bak di Tepi Jurang

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More

4 hours ago

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

11 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

14 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

15 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

15 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

16 hours ago