Jakarta–Asian Development Bank (ADB) mengungkapkan kesiapannya untuk mengucurkan pinjaman sebesar USD2 miliar atau setara dengan Rp26,6 triliun setiap tahun untuk Indonesia. Dana ini diberikan untuk membantu indonesia membenahi infrastruktur.
Wakil Presiden ADB untuk Urusan Pengelolaan Pengetahuan dan Pembangunan Berkelanjutan, Bambang Susantono mengungkapkan, besaran pinjaman yang disalurkan tersebut untuk memenuhi kebutuhan investasi Indonesia yang ditafsir mencapai USD74 miliar atau Rp987,2 triliun hingga 2030.
Ia menilai saat ini Indonesia masih mengalami gap atau kekurangan investasi hingga USD51 miliar atau setara Rp679 triliun. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More