Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste

Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste

Poin Penting

  • PT Pegadaian membuka kantor cabang di Timor Leste sebagai langkah strategis memperluas layanan keuangan inklusif lintas negara dan memperkuat kehadiran BRI Group
  • Pegadaian menghadirkan akses modal bagi pelaku usaha, termasuk program Gadai Peduli (bebas sewa modal 2 bulan, pinjaman hingga USD100) untuk mendukung pertumbuhan UMKM
  • Sinergi dengan BRI dalam Holding Ultra Mikro memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan, dan mendorong lebih banyak debitur naik kelas.

Jakarta – PT Pegadaian, bagian dari BRI Group meresmikan Pegadaian Branch Office di Timor Leste sebagai kantor cabang luar negeri pertamanya. Ini merupakan upaya perseroan dalam memperluas layanan keuangan inklusif lintas negara.

CEO BRI Group Hery Gunardi menyampaikan bahwa kehadiran Pegadaian di Timor Leste merupakan langkah strategis BRI Group dalam memperkuat sinergi sekaligus memperluas layanan ultra mikro ke luar negeri. 

“Kehadiran Pegadaian di Timor Leste merupakan cerminan kemitraan yang semakin erat antara Indonesia dan Timor Leste, khususnya dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Hery dalam keterangan resmi, Jumat, 10 April 2026.

Baca juga: BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,10 Triliun, 91 Persen dari Laba 2025

Kehadiran Pegadaian di Timor Leste memperkuat eksistensi BRI Group di negara tersebut, di mana BRI telah lebih dulu hadir sejak 2017. 

Di Timor Leste, Pegadaian akan memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah dijangkau bagi pelaku usaha di Timor Leste agar memiliki modal untuk tumbuh dan berkembang.

Salah satu program yang dihadirkan adalah Gadai Peduli atau Gadai Bebas Sewa Modal, berupa fasilitas bebas sewa modal selama dua bulan dengan pinjaman maksimal USD100 pada periode April 2026.

Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro (UMi), kehadiran Pegadaian di Timor Leste merupakan wujud sinergi dalam memperkuat ekosistem layanan keuangan, khususnya bagi segmen UMi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Bersama BRI, Pegadaian akan melengkapi layanan keuangan yang telah ada, memperluas akses pembiayaan, serta mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Sementara Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan yang hadir langsung pada acara tersebut menyatakan bahwa kehadiran Pegadaian di Timor Leste bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan perwujudan komitmen untuk menghadirkan solusi keuangan yang inklusif dan terpercaya bagi masyarakat.

“Hadirnya Pegadaian di bumi Timor Leste ini adalah wujud semangat kolaborasi untuk tumbuh bersama. Kami melihat kedekatan geografis dan historis sebagai fondasi kuat untuk membangun kemitraan jangka panjang,” ujar Damar.

Baca juga: Kelola 141 Ton Emas, Pegadaian Beberkan Strategi Pengembangan Bisnis Bullion

Hingga akhir Desember 2025, Holding UMi telah menjangkau lebih dari 34,5 juta debitur aktif, dengan total lebih dari 187 juta rekening simpanan mikro.

Selain itu, layanan bullion dan aplikasi digital Tring dari Pegadaian juga turut memperkuat posisi BRI Group dalam ekosistem emas nasional. Total simpanan emas dalam ekosistem UMi BRI Group mencapai 17,1 ton atau tumbuh 65,5 persen yoy.

Pada saat yang bersamaan, ekosistem holding UMi BRI Group juga mencatat bahwa sebanyak 1,4 juta debitur berhasil naik kelas, tumbuh sebesar 11,82 persen yoy. (*)

Editor: Galih Pratama

Related Posts

News Update

Netizen +62