Managing in Crisis

Managing in Crisis

Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019

DUNIA sedang menghadapi ancaman krisis energi akibat perang Israel-Amerika Serikat (AS) melawan Iran yang meletus sejak akhir Februari 2026. Dinamika energi dunia sangat rentan pengaruhnya dalam kehidupan ekonomi dunia. Krisis energi memicu inflasi tinggi, melumpuhkan industri, dan menurunkan daya beli. Dampak berikutnya bisa menimbulkan krisis pangan dan ketidakstabilan sosial.

Tak ada yang tahu kapan akan berakhir, sebesar apa kerusakan yang ditimbulkan, dan seperti apa dampaknya dalam jangka pendek maupun panjang. Oleh karena itu, para pemimpin harus memiliki persiapan yang baik untuk mengurangi dampak krisis. Menurut saya, setidaknya ada lima cara tradisional yang penting untuk diimplementasikan secara realistis.

Baca Lengkap Seluruh Artikel dengan Berlangganan

Akses premium konten tanpa batas
Bebas Iklan
Harga Terbaik
Infobanknews Premium - 1 Tahun
Rp 150.000
  • Free 4 Bulan Infobanknews Premium
  • Durasi 1 Tahun
  • Rp 416 / hari
Infobanknews Premium - 6 Bulan
Rp 83.000
  • Free 2 Bulan Infobanknews Premium
  • Durasi 6 Bulan
  • Rp 461 / hari
Infobanknews Premium - 3 Bulan
Rp 42.000
  • Free 1 Bulan Infobanknews Premium
  • Durasi 3 Bulan
  • Rp 466 / hari
Infobanknews Premium - 1 Bulan
Rp 15.000
  • Durasi 1 Bulan
  • Rp 500 / hari

Related Posts

News Update

Netizen +62