Poin Penting
- Net foreign sell tembus Rp1,92 triliun pada 26 Maret 2026, didominasi sektor perbankan, sehingga total outflow asing secara year-to-date (ytd) naik menjadi Rp23,91 triliun
- Lima saham paling banyak dijual asing: BBCA Rp555,54 miliar, BBRI Rp201,09 miliar, BBNI Rp157,19 miliar, GOTO Rp120,48 miliar, dan ANTM Rp117,47 miliar
- IHSG melemah 1,89 persen ke 7.164,09, dengan mayoritas saham turun (380 saham), di tengah nilai transaksi Rp32,34 triliun dan seluruh indeks utama ikut terkoreksi.
Jakarta – Net foreign sell atau aliran dana investor asing yang keluar dari Indonesia pada perdagangan Kamis, 26 Maret 2026, tembus senilai Rp1,92 triliun.
Outflow investor asing tersebut mayoritas berasal dari sektor keuangan, khususnya perbankan dengan kapitalisasi pasar jumbo. Aksi net sell asing tersebut mendorong kenaikan outflow secara year-to-date (ytd) menjadi sebesar Rp23,91 triliun.
Baca juga: BSA Logistics Indonesia Mau IPO, Tawarkan Harga Rp150-Rp170 per Saham
5 Saham Paling Banyak Dijual Asing
Berdasarkan data Phillip Sekuritas Indonesia, ada lima saham terbanyak yang dijual oleh investor asing. Berikut rinciannya:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp555,54 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp201,09 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp157,19 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Rp120,48 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp117,47 miliar.
Aksi net sell asing tersebut sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (26/3) yang ditutup melanjutkan pelemahannya ke posisi 7.164,09 atau turun 1,89 persen dari level 7.302,12.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 380 saham terkoreksi, 292 saham menguat, dan 148 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Gerak Saham Bank Jumbo usai Investor Asing Lakukan Net Sell
Lalu, terdapat sebanyak 31,14 miliar saham diperdagangkan dengan 1,72 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp32,34 triliun.
Adapun, seluruh indeks dalam negeri ikut ditutup melemah dengan IDX30 turun 0,48 persen menjadi 426,93, LQ45 merosot 0,85 persen ke 805,60, Sri-Kehati melemah 0,46 persen menjadi 372,63, dan JII turun 1,09 persen menjadi 537,06. (*)
Editor: Galih Pratama









