Poin Penting
- UUS Maybank Indonesia menyalurkan bantuan Rp1,98 miliar melalui program Maybank Syariah Salam Festival yang berlangsung dari Ramadan hingga Idul Adha.
- Program menjangkau 3.000 penerima di 20 kota lewat santunan anak yatim, bantuan pangan Ramadan-Syawal, dan Iduladha.
- Program Regional Ramadhan Relief Maybank Group sejak 2013 telah menyalurkan hampir RM25 juta bantuan pangan.
Jakarta – Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Maybank Indonesia menyalurkan bantuan senilai Rp1,98 miliar melalui program Maybank Syariah Salam Festival. Program sosial ini berlangsung sejak Ramadan hingga Iduladha.
Inisiatif tersebut mencakup santunan anak yatim, bantuan pangan selama Ramadan hingga Syawal, serta distribusi hewan kurban pada Iduladha. Program ini dirancang untuk memastikan keberlanjutan dampak sosial di luar Ramadan.
Direktur Perbankan Syariah Maybank Indonesia, Romy H. Buchari, mengatakan bahwa pada tahun lalu UUS Maybank Indonesia menyalurkan bantuan kepada sekitar 2.000 anak yatim dhuafa di berbagai wilayah Indonesia.
“Untuk tahun ini, kami memperluas cakupan inisiatif ini menjadi rangkaian keberlanjutan sosial yang mencakup tiga momen penting dalam kalender Islam, yaitu Ramadan, Syawal, dan Kurban melalui event Ramadan bersama Komunitas, kegiatan halalbihalal di bulan Syawal, dan perayaan hari raya Kurban,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis, 5 Maret 2026.
Baca juga: Waspada! Tautan Palsu dan APK Berbahaya Mengintai Jelang Lebaran, Ini Imbauan Maybank
Dalam pelaksanaannya, kegiatan sosial Maybank Syariah digelar di 20 kota dan menjangkau sekitar 3.000 penerima manfaat. Program ini dilaksanakan bersama sejumlah mitra, antara lain Baznas dan Lazismu. Beberapa kota yang menjadi lokasi kegiatan antara lain Banda Aceh, Medan, Jakarta, dan Surabaya.
Selain kegiatan sosial, UUS Maybank Indonesia juga menawarkan berbagai solusi keuangan syariah. Layanan tersebut meliputi program menabung untuk ibadah, pembiayaan kendaraan, fasilitas take over KPR, fitur zakat dan donasi digital, serta program literasi keuangan syariah.
Bagian dari Program Regional Maybank Group
Romy menegaskan bahwa kolaborasi dengan mitra lokal, tata kelola dana kebajikan dan zakat yang transparan, serta dukungan inovasi digital syariah menjadi bagian dari upaya menghadirkan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan.
Menurutnya, momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat kontribusi sosial bagi masyarakat Indonesia maupun kawasan regional. Inisiatif ini juga sejalan dengan arahan Maybank Group dalam mendukung berbagai kegiatan berbasis syariah.
Baca juga: Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen
Di tingkat regional, Maybank Group melalui Maybank Islamic juga menjalankan program Regional Ramadhan Relief, yang menjadi program unggulan untuk membantu keluarga kurang mampu menyambut Ramadan.
Sejak diluncurkan pada 2013, program tersebut telah menyalurkan hampir RM25 juta atau sekitar Rp108,4 miliar dalam bentuk bantuan pangan kepada 133.552 keluarga dan individu rentan.
Bantuan Ramadan untuk 13 Negara
Pada tahun ini, Maybank Group mendistribusikan bantuan senilai RM3,77 juta atau sekitar Rp16,29 miliar kepada 14.546 keluarga di 13 negara. Bantuan tersebut berupa paket kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, serta bahan pangan esensial lainnya untuk kebutuhan selama Ramadan.
Chief Executive Officer Maybank Islamic, Mohamad Yasin Abdullah, mengatakan Maybank Islamic terus berkomitmen menghadirkan berbagai inisiatif yang memberi manfaat bagi masyarakat luas, termasuk melalui program Regional Ramadhan Relief.
“Keberlanjutan program ini dari tahun ke tahun mencerminkan komitmen jangka panjang untuk membantu meringankan beban keluarga yang membutuhkan dalam menyambut Ramadhan,” ujarnya.
Baca juga: Perluas Akses Investasi Nasabah, Maybank AM Luncurkan Tiga Reksa Dana Anyar
Melalui program tersebut, sekitar 7.600 bantuan telah disalurkan kepada keluarga di Malaysia, 1.000 bantuan di Filipina, 2.500 di Singapura, dan 770 di Indonesia. Bantuan lainnya juga disalurkan ke Kamboja, Laos, Vietnam, Brunei, Thailand, Timor Leste, Myanmar, Dubai, dan Palestina. (*) Mohammad Adrianto Sukarso










