Rupiah Melemah 0,15 Persen ke Rp16.811, Ini Proyeksi Pergerakannya

Rupiah Melemah 0,15 Persen ke Rp16.811, Ini Proyeksi Pergerakannya

Poin Penting

  • Rupiah dibuka melemah 0,15 persen ke level Rp16.811 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.786.
  • Penguatan dolar AS dipicu data NFP yang lebih kuat dari ekspektasi pasar, mendorong tekanan terhadap rupiah.
  • Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp16.750-Rp16.850 per dolar AS pada perdagangan hari ini

Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Kamis (12/2/2026). Rupiah dibuka pada level Rp16.811 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,15 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.786 per dolar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan bergerak melemah terhadap dolar AS seiring rebound mata uang Negeri Paman Sam tersebut.

Baca juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.775 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen The Fed

Lukman menjelaskan penguatan dolar AS di picu oleh rilis data ketenagakerjaan nonfarm payrolls (NFP) yang tercatat lebih kuat dari ekspektasi pasar. 

“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data pekerjaan AS NFP yang lebih kuat dari perkiraan,” kata Lukman, Kamis, 12 Februari 2026.

Baca juga: Benarkah Iklim Investasi di Indonesia Memburuk? Ini Pandangan LLV

Sehingga, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran level Rp16.750 hingga Rp16.850 per dolar AS.

“Rupiah akan berada di range Rp16.750 hingga Rp16.850 per dolar AS hari ini,” ujarnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Related Posts

News Update

Netizen +62