Lewat Industropolis Festival, KEK Batang Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Lewat Industropolis Festival, KEK Batang Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Poin Penting

  • Industropolis Festival 2026 digelar sebagai upaya KEK Industropolis Batang memperkuat posisi kawasan industri sekaligus destinasi pariwisata baru.
  • Festival gratis ini menarik lebih dari 10 ribu pengunjung serta melibatkan UMKM desa penyangga untuk menggerakkan ekonomi lokal.
  • Sebanyak 10 persen transaksi UMKM didonasikan bagi korban bencana di Aceh, menegaskan komitmen sosial KEK Industropolis Batang.

Jakarta – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, bagian dari Holding BUMN Danareksa, memperkuat posisinya sebagai kawasan industri yang terintegrasi dengan pengembangan pariwisata berbasis industri, budaya, dan masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Industropolis Festival 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 KEK Industropolis Batang.

Industropolis Festival 2026 digelar pada 6 Februari 2026 dan dibuka gratis untuk masyarakat umum. Acara ini berhasil menarik lebih dari 10 ribu pengunjung dari Kabupaten Batang dan wilayah sekitarnya.

Festival ini dirancang sebagai ruang pertemuan antara kawasan industri dan masyarakat, sekaligus sarana memperkenalkan potensi pariwisata KEK Industropolis Batang yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga: Minat Investor Tinggi, KEK Industropolis Batang Siapkan Pengembangan Lanjutan

Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Ngurah Wirawan, mengatakan, Industropolis Festival merupakan konser publik pertama yang digelar di kawasan dan menjadi momentum penting dalam perjalanan lima tahun KEK Industropolis Batang.

“Melalui Industropolis Festival, kami ingin menegaskan bahwa KEK Industropolis Batang tidak hanya tumbuh sebagai kawasan industri, tetapi juga sebagai ruang publik dan destinasi pariwisata. Kami berharap masyarakat Batang semakin mencintai kotanya, merasa memiliki kawasan ini, dan tumbuh bersama KEK Industropolis Batang,” papar Ngurah dalam keterangan resmi, Senin, 9 Februari 2026.

Angkat Budaya Lokal Batang

Industropolis Festival menampilkan beragam pertunjukan seni yang merepresentasikan kekayaan budaya lokal Batang. Sejumlah penampil yang turut memeriahkan acara antara lain KBBS (Marching Pring), Bolodewa, persembahan tari dari Sanggar Prastikasmara, Bondan Sanubari, Serempet Gudal, serta Tata Naluri Etnic Project.

Puncak acara dimeriahkan oleh Guyon Waton, yang sukses menghidupkan suasana dan menarik antusiasme ribuan penonton.

Baca juga: Belasan Investor Bergabung, KEK Industropolis Batang Serap Investasi Rp4,87 T pada 2025

Libatkan UMKM dan Misi Sosial

Selain menjadi panggung budaya, Industropolis Festival juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari desa penyangga kawasan. Keterlibatan UMKM ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi lokal di sekitar KEK Industropolis Batang.

Festival ini juga mengusung misi sosial. Sebanyak 10 persen dari setiap transaksi pembelian di tenant UMKM didonasikan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Aceh.

Baca juga: KEK Industropolis Batang Siap Jadi “Shenzhen” Indonesia, Kembangkan Pariwisata Olahraga

Penyelenggaraan Industropolis Festival menegaskan komitmen KEK Industropolis Batang dalam mengembangkan kawasan yang produktif secara ekonomi, hidup secara sosial, serta berakar pada budaya lokal.

Upaya ini sejalan dengan dukungan pemerintah terhadap pengembangan kawasan ekonomi khusus yang inklusif dan berdaya saing. (*) Ari Astriawan

Related Posts

News Update

Netizen +62