Poin Penting
- IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.
- Seluruh sektor dan indeks acuan menguat, dengan sektor bahan baku memimpin kenaikan sebesar 6,52 persen.
- Nilai transaksi mencapai Rp29,35 triliun, dengan saham BUMI, DEWA, dan BKSL menjadi yang paling aktif diperdagangkan.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 3 Februari 2026, ditutup kembali menguat ke posisi 8.122,59 atau melesat 2,52 persen dari level sebelumnya di 7.922,73.
Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 654 saham menguat, 108 saham melemah, dan 56 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 61,09 miliar saham dengan 3,27 juta transaksi, serta nilai transaksi sebesar Rp29,35 triliun.
Seluruh indeks dalam negeri juga ditutup hijau dengan IDX30 meningkat 2,14 persen menjadi 429,89, Sri-Kehati menguat 2,22 persen menjadi 379,75, LQ45 naik 2,17 persen ke 823,73, dan JII meningkat 4,56 persen menjadi 543,35.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Naik 1,57 Persen ke Level 8.047
Lalu, seluruh sektor juga ditutup menguat dengan sektor bahan baku naik 6,52 persen, sektor industrial meningkat 5,42 persen, sektor teknologi menguat 4,91 persen, sektor transportasi naik 4,87 persen, sektor properti meningkat 4,85 persen, sektor energi menguat 4,49 persen.
Sektor lainnya turut mencatatkan kenaikan, yakni sektor siklikal naik 2,67 persen, kesehatan meningkat 2,05 persen, non-siklikal menguat 1,36 persen, infrastruktur naik 0,96 persen, dan keuangan meningkat 0,81 persen.
BUMI Ramai Diperdagangkan, GTSI Top Gainers
Sejumlah saham yang masuk daftar top gainers antara lain PT GTS Internasional Tbk (GTSI), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Adapun saham top losers di antaranya PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ).
Baca juga: IHSG Masih Tertekan, OJK Minta Investor Pasar Modal Tetap Tenang
Sementara itu, tiga saham yang paling aktif diperdagangkan adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)
Editor: Yulian Saputra









