Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup turun 0,60 persen ke level 6.093,59, dengan 461 saham terkoreksi di tengah tekanan mayoritas sektor
- Sektor properti memimpin pelemahan sebesar 2,62 persen, sementara sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang menguat tipis 0,02 persen
- Di Asia, Hang Seng naik 1,34 persen dan Shanghai menguat 0,15 persen, sedangkan Nikkei 225 melemah 2,06 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (29/7). IHSG ditutup di level 6.093,59 atau turun 0,60 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level 6.130,58.
Berdasarkan data RTI Business, volume perdagangan mencapai 26,88 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,25 juta kali. Adapun nilai transaksi tercatat sebesar Rp16,85 triliun.
Baca juga: Soal Pipeline IPO Saham, Trimegah Sekuritas: Masih dalam Tahap Diskusi
Pergerakan saham didominasi zona merah. Sebanyak 461 saham terkoreksi, 176 saham menguat, dan 154 saham bergerak stagnan.
Pelemahan IHSG sejalan dengan mayoritas sektor yang berada di zona negatif. Sektor properti memimpin penurunan setelah merosot 2,62 persen, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 1,59 persen, sektor industrial turun 1,39 persen, sektor siklikal terkoreksi 1,31 persen, serta sektor transportasi yang melemah 0,94 persen.
Sementara itu, sektor energi turun 0,87 persen, sektor keuangan melemah 0,59 persen, sektor bahan baku terkoreksi 0,36 persen, sektor teknologi turun 0,33 persen, dan sektor non-siklikal melemah 0,12 persen.
Baca juga: Jaga Stabilitas Harga, BNI Bakal Buyback Saham Rp627 Miliar
Di tengah tekanan tersebut, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang masih mencatatkan penguatan, meski tipis sebesar 0,02 persen. Penguatan sektor ini ditopang oleh kenaikan saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) sebesar 0,71 persen.
Di kawasan Asia, mayoritas indeks saham bergerak menguat. Hang Seng Index naik 1,34 persen dan Shanghai Composite Index menguat 0,15 persen. Sementara itu, Nikkei 225 Index Tokyo justru terkoreksi 2,06 persen. (*)


