Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 0,23 persen ke level 6.051,43 pada perdagangan pagi ini, melanjutkan penguatan dari penutupan sebelumnya di 6.037,84
- Nilai transaksi mencapai Rp438,84 miliar dengan 652,23 juta saham diperdagangkan. Sebanyak 305 saham menguat, 91 melemah, dan 237 stagnan
- KISI memproyeksikan IHSG berpotensi menguji level 6.130 setelah breakout trendline minor, dengan rekomendasi trading buy pada saham BMRI dan BRMS.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (14/7) masih mampu dibuka menguat pada level 6.051,43 atau naik 0,23 persen dari posisi 6.037,84.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar hari ini, sebanyak 652,23 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 159 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp438,84 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 91 saham terkoreksi, 305 saham menguat, dan 237 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: S&P Pertahankan Peringkat Utang RI Outlook Stabil, Bagaimana Dampaknya ke Pasar Saham?
Sebelumnya, Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Azharys Hardian, memproyeksi IHSG pada hari ini berpotensi menguji ke posisi 6.130.
“IHSG berpotensi menguji 6.130 setelah breakout trendline minor trendnya,” ucapnya dalam risetnya di Jakarta, 14 Juli 2026.
Diketahui, IHSG pada perdagangan kemarin (13/7) ditutup menguat sebanyak 1,92 persen seiring pengumuman S&P yang menetapkan outlook Indonesia 2027 stable.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak di Level 6.080-6.120, Berikut Sentimennya
Sementara itu, pasar saham Amerika Serikat (AS) kompak melemah seiring dengan meningkatnya tensi AS dan Iran, membuat harga minyak menguat mendekati level USD80 per barrel.
Adapun, KISI merekomendasikan saham-saham yang berpeluang hari ini, antara lain:
- BMRI – Trading Buy, Entry Price: 4.190-4.250, Target Price: 4.390, 4.500 SL <3.970
- BRMS – Trading Buy, Entry Price: 515-530 Target Price: 550, 575, SL: <498. (*)
Editor: Galih Pratama


