Poin Penting
- Ketua IICD Rudiantara menegaskan kepercayaan investor menjadi faktor utama yang memengaruhi persepsi pasar terhadap perusahaan, tidak hanya kinerja bisnis.
- Tiga aspek yang membangun kepercayaan investor adalah kapabilitas, integritas, dan komunikasi yang efektif dengan pemangku kepentingan.
- Transparansi dinilai semakin penting untuk memperkuat integritas dan menjaga kepercayaan terhadap ekosistem pasar modal yang sehat dan berkelanjutan.
Jakarta – Ketua Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD), Rudiantara, menilai kepercayaan investor menjadi faktor terpenting di tengah kondisi pasar modal saat ini.
Menurutnya, persepsi investor terhadap suatu perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kinerja operasional dan pencapaian bisnis, tetapi juga oleh tingkat kepercayaan yang dibangun perusahaan.
Dalam forum diskusi yang dikutip pada Jumat (19/6), Rudiantara menyoroti tiga faktor utama yang membentuk kepercayaan investor, yaitu kapabilitas (capability), integritas (integrity), dan komunikasi (communication).
“Dalam pasar modal, kepercayaan tidak hanya ditentukan oleh angka-angka kinerja perusahaan. Investor juga melihat integritas dan bagaimana perusahaan membangun komunikasi yang baik,” ujar Rudiantara.
Baca juga: Purbaya Kunjungi Tiongkok, Perkuat Strategi Pembiayaan dan Basis Investor
Rudiantara menjelaskan, kapabilitas mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjalankan bisnis dan menghasilkan kinerja yang baik.
Sementara itu, integritas menunjukkan kesesuaian antara informasi yang disampaikan kepada publik dengan pelaksanaan yang dilakukan perusahaan.
Adapun komunikasi berperan membangun hubungan dan pemahaman yang baik dengan para pemangku kepentingan.
“Integritas menjadi faktor yang sangat menentukan dalam membangun kepercayaan investor. Transparansi adalah salah satu cara untuk memperkuat integritas tersebut,” imbuhnya.
Transparansi Semakin Penting
Rudiantara mengatakan transparansi bukan lagi konsep baru karena telah menjadi tuntutan regulator dan prinsip dasar penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Meski demikian, transparansi tetap relevan dan semakin penting untuk memperkuat kepercayaan investor terhadap seluruh ekosistem pasar modal.
Baca juga: SBY Peringatkan Era Baru Ketidakpastian Global, Investor Diminta Ubah Strategi
Tanpa kapabilitas, integritas, dan komunikasi yang memadai, regulator, bursa, emiten, maupun pelaku pasar lainnya akan sulit memperoleh kepercayaan publik.
Karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu menjadikan ketiga aspek tersebut sebagai fokus utama dalam membangun pasar modal yang sehat dan berkelanjutan. (*)
Editor: Yulian Saputra


