Categories: Keuangan

Zurich Indonesia Pertahankan Resiliensi dan Optimis Di Tengah Pandemi

Jakarta – PT Zurich Asuransi Indonesia, Tbk tetap mempertahankan resiliensi dan kinerja baik di tengah pandemi Covid-19. Hasan Karim, Direktur Utama Zurich Asuransi Indonesia mengatakan, perusahaan mampu mencatatkan pertumbuhan premi sebesar 5% di kuartal-III 2021 atau lebih tinggi dari rata-rata industri asuransi.

Sebagai informasi, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat per kuartal-III 2021, premi perusahaan asuransi umum mencapai Rp55,07 triliun. Angka ini meningkat 2,2% secara tahunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kami akan terus mempertahankan resiliensi dan kinerja. Konsep seperti work from home, mitigasi bencana, atau apapun yang mengganggu bisnis sudah kami pikirkan sebelum pandemi. Langkah ini membantu kami agar bisa terus melayani masyarakat,” jelas Hasan pada Media Discussion InfobankTalkNews bertema ‘Outlook Asuransi Umum, Peluang dan Tantangan Pasca-Pandemi Covid-19’ Rabu, 15 Desember 2021.

Hasan juga tetap optimis dengan kondisi pasar asuransi Indonesia yang semakin baik. Menurutnya, kesadaran masyarakat akan kebutuhan asuransi kesehatan semakin meningkat dengan hadirnya pandemi. Selain itu, ia juga melihat minat yang semakin tinggi pada berbagai sektor, terutama pada sektor wisata.

“Masyarakat saat ini ingin sekali bepergian. Menurut kami, tren travel akan segera kembali dan masyarakat memiliki pent-up demand. Untuk itu, kami meluncurkan Asuransi Perjalanan, Zurich Travel Protection yang bisa dikostumisasi oleh nasabah,” ujarnya. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

KB Bank Syariah Kenalkan Kantor Cabang Baru

PT Bank KB Bukopin Syariah (KB Bank Syariah) menggelar berbagai rangkaian acara untuk mengenalkan kantor… Read More

45 mins ago

Fokus Garap Perumahan, BSN Bidik Pembiayaan 2026 Tumbuh 20 Persen

Poin Penting BSN tetap menjadikan pembiayaan perumahan sebagai core bisnis di tengah ketidakpastian global Pada… Read More

2 hours ago

Indeks INFOBANK15 Menguat di Tengah Pelemahan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,46 persen ke level 8.951,01, namun mayoritas indeks domestik masih… Read More

3 hours ago

BPKH Akui Masih Hadapi Kendala Investasi Emas dalam Pengelolaan Dana Haji

Poin Penting Investasi emas BPKH masih terbatas karena belum adanya pasar emas korporasi di Indonesia,… Read More

3 hours ago

Deretan Saham Pemberat IHSG Sepekan, Ada BBCA, AMMN, hingga GOTO

Poin Penting IHSG melemah pekan ini sebesar 1,37 persen ke level 8.951,01, seiring turunnya kapitalisasi pasar… Read More

3 hours ago

IHSG Sepekan Terkoreksi 1,37 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp16.244 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 1,37 persen persen pada pekan 19–23 Januari 2026 ke level 8.951,01, seiring kapitalisasi… Read More

5 hours ago