Perbankan

Woori Bank dan BWS Pertahankan Peringkat AAA, Resiliensi di Tengah Dinamika Industri

Jakarta – Woori Bank Korea berhasil mempertahankan peringkat kredit obligasi tanpa jaminan dengan rating AAA (stabil) dari lembaga pemeringkat internasional NICE Credit Rating. Rating AAA menandakan kesehatan aset dan kapasitas yang sangat baik untuk menanggapi risiko gagal bayar.

Salah satu faktor yang memengaruhi peringkat tersebut adalah kemampuan Woori Bank dalam mempertahankan posisi pasar yang solid sebagai salah satu dari empat bank teratas di Korea Selatan bersama KB, Shinhan, dan Hana. Kemampuan tersebut didukung oleh indikator kecukupan modal yang sangat kuat.

Selain itu, Fitch Ratings juga telah menegaskan kembali peringkat Woori Bank pada level Long-Term Issuer Default Rating (IDR) ‘A’ dan Short-Term IDR ‘F1+’ dengan Outlook Stabil, sebagaimana diumumkan pada 30 Mei 2025.

“Penegasan ini mencerminkan ketahanan struktur modal, likuiditas yang solid yang dimiliki oleh Woori Bank, serta ekspektasi kuat atas dukungan pemerintah Korea Selatan terhadap Bank tersebut,” ujar Corporate Secretary Bank Woori Saudara, Wuryanto Suyud, dikutip dari keterangan resmi, Minggu, 8 Juni 2025.

Baca juga: Perusahaan Induk BWS, Woori Bank Duduki Peringkat 4 Besar di Korea Selatan

Dengan kekuatan fundamental yang dimilikinya, Woori Bank terus melebarkan sayap di industri perbankan global dengan jaringan usaha yang tersebar di Amerika, Inggris, Eropa, dan Asia.

Di Indonesia, Woori Bank menjadi pemegang saham mayoritas Bank Woori Saudara (BWS) dengan kepemilikan sebesar 90,75 persen.

BWS Raih Peringkat IDAAA dari Fitch

Sejalan dengan kinerja induk usahanya, Bank Woori Saudara kembali memperoleh peringkat IDAAA dengan outlook stabil untuk periode 2025–2026, sebagaimana dirilis Fitch Ratings Indonesia melalui laman resminya.

“Peringkat tersebut mencerminkan keyakinan terhadap posisi Bank Woori Saudara di industri perbankan Indonesia. Dukungan strategis dari Woori Bank kepada BWS menjadi salah satu pilar pendukung untuk bisnis Bank Woori Saudara di Indonesia,” imbuh Wuryanto.

Baca juga: Diterpa Kasus Dugaan Fraud Kredit Rp1,28 Triliun, Begini Tanggapan Bank Woori Saudara

Sebagai informasi, pada 2024 Woori Bank memberikan dukungan kepada Bank Woori Saudara sebesar USD200 juta melalui Corporate Action (Right Issue) yang dilaksanakan oleh Bank Woori Saudara.

Di tengah dinamika sektor perbankan nasional, Bank Woori Saudara tetap mempertahankan kinerja positif. Dilansir dari halaman website Bank Woori Saudara, pada tahun 2025 ini Bank Woori Saudara berhasil meraih penghargaan-penghargaan bergengsi sebagai Top Bank di kelasnya (KBMI 2).

“Bank Woori Saudara berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan inovasi digital guna memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi nasabah, mitra, dan masyarakat luas,” pungkas Wuryanto. (*) Steven Widjaja

Yulian Saputra

Recent Posts

Apakah Benar AS Keluar dari PBB? Cek Faktanya Berikut Ini

Poin Penting Kabar AS keluar dari PBB memicu tanda tanya publik, mengingat AS merupakan salah… Read More

3 hours ago

Kasus Dugaan Penipuan Kripto Jadi Sorotan, Polda Metro Jaya Turun Tangan

Poin Penting Investasi kripto kembali menjadi sorotan setelah adanya laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke… Read More

3 hours ago

4 WNI Dilaporkan Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon Afrika

Poin Penting Kapal ikan IB FISH 7 diserang bajak laut di perairan Gabon, sembilan awak… Read More

4 hours ago

Pakar Apresiasi Peran Pertamina Capai Target Lifting Minyak APBN 2025

Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More

5 hours ago

Properti RI Berpeluang Booming Lagi pada 2026, Apa Penyebabnya?

Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More

5 hours ago

AI Masuk Fase Baru pada 2026, Fondasi Data Jadi Penentu Utama

Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More

7 hours ago