Wirausaha; Perlu ditambah. (Foto: Zidni Hasan)
Jakarta – Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Agus Muharram menyebutkan, dalam tiga tahun Pemerintahan Jokowi-JK, jumlah wirausaha di Indonesia tercatat. Peningkatan jumlah wirausaha di Indonesia meningkat 3,1 persen dari jumlah penduduk atau sekitar 8 juta wirausaha.
Agus menjelaskan, dalam tiga tahun Pemerintahan Jokowi-JK, jumlah wirausaha baru di Indonesia naik dari 1,56 persen pada tahun 2014 menjadi 3,1 persen dari jumlah penduduk pada tahun ini.
“Awalnya target peningkatan jumlah wirausaha pertahun hanya 1 juta wirausaha tapi ternyata dalam kurun lebih kurang dari 3 tahun sudah mencapai 3,1 persen jumlah penduduk, ini kenaikan yang luar biasa,” ungkap Agus pada Gebyar UKM Indonesia 2017 di Gedung SMESCO Tower, Jakarta, Selasa 24 Oktober 2017.
Pencapaian itu menurut Agus Muharram merupakan hasil dari kerja bersama berbagai pihak meliputi pemerintah, dunia bisnis, akademisi, dan para stakeholder termasuk asosiasi-asosiasi.
Ia juga mendukung tekad para pelaku UKM untuk terus melakukan go digital. Menurut Agus, di era saat ini tidak ada UKM tanpa IT. “UKM tanpa IT bisa ketinggalan zaman,” katanya.
Baca juga : Meneu Siap Kawal Pelaksanaan APBN 2018
Selain itu, pihaknya juga terus mendukung berkembangnya UKM dengan pelaksanaan Gebyar UKM Indonesia 2017 yang akan hadir di 18 kota di Indonesia. Gebyar UKM 2017 merupakan ajang seminar, kurasi, penghargaan bagi UKM hasil kerja sama antara Kementerian Koperasi dan UKM, MarkPlus Inc, International Council for Small Business (ICSB) Indonesia, dan Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM).
“Kami selalu mendukung berbagai acara yang berupaya untuk meningkatkan jumlah wirausaha baru, memajukan UKM, dan meningkatkan peran koperasi dalam perekonomian,” tukas Agus.(*)
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More
Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More