Categories: Keuangan

Wimboh OJK Nyatakan Dukungan pada Kepengurusan DK OJK 2022-2027

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah memilih jajaran Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk periode tahun 2022 – 2027 pada Kamis, (07/04). Mahendra Siregar, Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia terpilih menjadi OJK 1 yang baru.

Menanggapi terpilihnya kepengurusan baru, Ketua OJK, Wimboh Santoso menyatakan menyambut baik terpilihnya anggota DK OJK periode 2022 – 2027. Menurutnya, pergantian estafet kepemimpinan merupakan hal penting untuk memperkuat peran OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan khususnya terkait percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Perjalanan satu dasawarsa OJK telah melalui berbagai tantangan dan dinamika dengan sinergi dan kolaborasi bersama Pemerintah dan Bank Indonesia dalam melaksanakan amanat UU OJK mengatur, mengawasi dan melindungi sektor jasa keuangan. Keberlanjutan kepemimpinan ini akan lebih meningkatkan kemanfaatan OJK bagi bangsa dan negara,” tulis Wimboh dalam keterangannya dalam akun media sosial resmi, @ojkindonesia, Jumat, 8 April 2022.

Lebih jauh, ia berharap seluruh jajaran OJK bisa meneruskan kinerja baik dan mendukung Anggota Dewan Komisioner (ADK) OJK yang baru. Setelah pergantian anggota, berikut adalah daftar ADK OJK yang baru:

1. Ketua merangkap anggota: Mahendra Siregar

2. Wakil Ketua sebagai Ketua Komite Etik merangkap anggota: Mirza Adityaswara

3. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap anggota: Dian Ediana Rae

4. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap anggota: Inarno Djajadi

5. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota: Ogi Prastomiyono

6. Ketua Dewan Audit merangkap anggota: Sophia Issabella Wattimena

7. Anggota yang membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen: Friderica Widyasari Dewi

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Evan Yulian

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

6 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

11 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

19 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

20 hours ago