Poin Penting
Jakarta – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) atau WIKA Gedung menargetkan nilai kontrak baru Rp3 triliun pada 2026.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur QHSE dan Pemasaran WIKA Gedung, Tomo Dwi Hasputro, dalam paparan publik di Jakarta, 28 November 2025.
“Sementara kita masih menargetkan (nilai kontrak baru) Rp3 triliun di tahun depan,” ucap Tomo.
Untuk mencapai target tersebut, lanjut Tomo, WIKA Gedung akan berfokus pada bisnis konstruksi. Di mana sasaran konstruksi APBN lebih besar. Diikuti kluster BUMN kurang lebih 5-10 persen di sektor swasta.
Baca juga: Kontrak Baru WIKA Capai Rp3,37 Triliun, Ini Proyek Strategisnya
“Namun, kita tidak hanya selalu dengan mengikuti tender secara konvensial seperti itu ya. Jadi, salah satu strateginya memang kita harus diversifikasi,” imbuhnya.
Sementara dalam rangka melakukan transformasi, WIKA Gedung telah menyiapkan skema baru pada tahun depan dengan menjadi integrator.
Artinya, WIKA Gedung akan merancang proyek baru dengan menggandeng atau melakukan kolaborasi dengan mitra pilihan investor.
Baca juga: WIKA Kebut Pembangunan Jalan Tol IKN 3B-2
Hingga September 2025, perseroan telah membukukan order book atau total kontrak lama senilai Rp4,16 triliun dan kontrak baru Rp116 miliar.
Dari sisi pemberi kerja, order book kontrak lama senilai Rp4,16 triliun terdiri dari Pemerintah sebanyak 47 persen, lalu BUMN sebanyak 33 persen, dan swasta 20 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More