Poin Penting
- WIKA Beton membukukan laba Rp4,74 miliar pada semester I 2026, naik 9,14 persen (yoy)
- Laba WIKA Beton naik 9,14 persen menjadi Rp4,74 miliar, ditopang pendapatan Rp1,48 triliun
- WIKA Beton mencatat laba Rp4,74 miliar di semester I 2026 dengan kondisi keuangan yang semakin sehat.
Jakarta – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton mencetak laba Rp4,74 miliar di semester I 2026. Laba ini tumbuh 9,14 persen secara tahunan (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,34 miliar.
Pertumbuhan tersebut sejalan dengan capaian pendapatan usaha perseroan yang mencapai Rp1,48 triliun. Postur pendapatan secara proporsional digerakkan oleh segmen produk putar 47,91 persen, non-putar 34,44 persen, konstruksi 13,27 persen, dan jasa 4,37 persen.
Dari sisi neraca, kesehatan finansial WIKA Beton juga masih terjaga dengan baik. Ini terlihat dari likuiditas yang memadai dengan current ratio 130,95 persen.
Baca juga: Danantara Masuk KSSK, CELIOS Soroti Risiko Gangguan Independensi BI-OJK
Struktur modal juga kian sehat seiring penurunan rasio utang terhadap ekuitas (DER) menjadi 71,52 persen dari sebelumnya 81,75 persen secara yoy.
Hal itu menandakan permodalan WTON semakin kuat dan pendanaan operasional perusahaan tidak terlalu bergantung pada utang.
Sekretaris Perusahaan WTON, Ignatius Harry, menuturkan bahwa, kedisiplinan finansial terbukti menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis perusahaan.
Menurutnya, kestabilan operasional dan keuangan yang tercapai saat ini menunjukkan langkah WIKA Beton sudah cukup efektif.
“Fokus kami saat ini adalah menjaga ritme tersebut demi mewujudkan penciptaan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan dan masyarakat,” ucap Ignatius dalam keterangan resmi dikutip, 31 Juli 2026.
Di samping itu, keberhasilan operasional yang tangguh ini ditopang oleh penerapan upaya strategis mencakup efisiensi melalui divestasi aset nonproduktif, optimalisasi sistem digital berbasis ERP, serta penguatan tata kelola berkelanjutan demi memacu likuiditas dan keunggulan kompetitif.
Baca juga: WIKA Beton Kantongi Laba Rp1,50 Triliun di Kuartal I 2026
Memasuki semester II 2026, WIKA Beton akan terus bertransformasi dan berinovasi untuk menjaga keberlanjutan bisnis.
Rangkaian inisiatif tersebut difokuskan pada penciptaan nilai jangka panjang yang diyakini akan berdampak positif bagi kinerja finansial WIKA Beton. (*)
Editor: Galih Pratama


