Jakarta–Dalam rangka mengembangkan usaha di bidang pengelolaan jalan tol, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) memberikan pinjaman kepada anak usaha yakni PT Waskita Toll Road (WTR) sebesar Rp3,09 triliun.
“Kami memandang bahwa pemberian dana talangan tersebut guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol dan merupakan kegiatan usaha utama perseroan serta bukan merupakan transaksi bisnis,” ujar Sekretaris Perusahaan Waskita, Hadi Susilo, dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu, 14 September 2016.
Ia mengungkapkan bahwa dana tersebut akan digunakan WTR untuk membiayai proyek-proyek pembangunan jalan tol yang dimilikinya sendiri ataupun yang melalui anak usahanya.
“Waskita Toll Road selaku anak usaha kami dengan kepemilikan 99,9% telah mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar Rp3,09 triliun. Ini berdasarkan perjanjian fasilitas pinjaman pemegang saham,” ungkapnya.
Hadi menjelaskan bahwa dari pinjaman yang diperoleh WTR, sebesar Rp72,5 miliar akan diberikan ke anak usahanya PT Citra Waspphutowa (CW) untuk pengadaan lahan jalan tol ruas Depok-Antasari. Kemudian, sebesar Rp773,35 miliar diberikan ke PT Waskita Transjawa Toll Road (WTTR).
Dari situ, WTTR akan menggelontorkan dana Rp773,35 miliar kepada anak usahanya lagi yakni PT Pejagan Pemalang Toll Road.
“PT Pejagan Pemalang Toll Road merupakan pemegang konsensi jalan tol ruas Pejagan Pemalang,” jelasnya.
Sebelumnya WTR telah mendapat pinjaman jangka pendek melalui perseroan dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI. Pinjaman yang diperoleh tersebut mencapai sebesar Rp3,7 triliun.
“Dananya digunakan untuk pembiayaan dana talangan pengadaan tanah dan tiap-tiap ruas jalan tol yang dimiliki oleh beberapa badan usaha melalui WTR dan perseroan,” tutupnya. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting KBMI 1 mencakup 59 bank atau 56 persen bank umum nasional. Meski aset… Read More
Poin Penting BSI resmi berstatus Persero sejak 23 Januari 2026 dan menegaskan fokus penguatan bisnis… Read More
Poin Penting CFX pangkas biaya transaksi hingga 50% untuk meningkatkan daya saing kripto nasional. Biaya… Read More
Poin Penting OJK menegaskan pelaksanaan demutualisasi bursa efek baru dapat dilakukan setelah pemerintah menerbitkan Peraturan… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI, menggantikan Iman Rachman, namun peresmiannya masih… Read More
Poin Penting Portofolio pembiayaan berkelanjutan BNI pada 2025 mencapai Rp197 triliun atau 22 persen dari… Read More