Sekedar informasi Waskita Karya membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 62,86 persen dari Rp1,05 triliun di 2015 menjadi Rp1,71 triliun di tahun 2016.
Laba yang melesat tajam ini didorongan kuat dari peningkatan pendapatan perusahaan. Tercatat, pada tahun lalu pendapatan emiten dengan kode ticker WSKT naik 63,84 persen menjadi Rp23,79 triliun, padahal pendapatan periode 2015 hanya terkumpul sebesar Rp14,15 triliun.
Kenaikan pendapatan Waskita Karya dikontribusikan dari bisnis konstruksi yang naik menjadi Rp22,37 triliun dari posisi sebesar Rp12,04 triliun. Bisnis jalan tol perusahaan juga mengalami peingkatan, dari Rp31,79 miliar di 2015 menjadi Rp218,05 miliar. Sedangkan bisnis hotel mengalami pertumbuhan, dari Rp10,34 miliar menjadi Rp11,29 miliar. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More
Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More