Warisan Robby Djohan: Dari Bankir-bankir Andal Sampai Keris-keris Bertuah

Warisan Robby Djohan: Dari Bankir-bankir Andal Sampai Keris-keris Bertuah

Poin Penting

  • Robby Djohan dikenang sebagai bankir legendaris yang sukses membangkitkan Bank Niaga, Garuda Indonesia, dan Bank Mandiri, sekaligus melahirkan banyak bankir andal lintas generasi
  • Di luar dunia perbankan, Robby Djohan memiliki kecintaan mendalam pada budaya Jawa, tercermin dari koleksi puluhan keris bertuah dan benda antik berusia ratusan tahun
  • Sebagian keris “keramat” koleksi Robby Djohan akan dipamerkan dalam ajang Starting Year Forum 2026.

Jakarta – Robby Djohan, sang legenda bankir Indonesia telah meninggalkan dunia ini satu dekade silam. Tepatnya tanggal 13 Mei 2016, dia menghembuskan napas terakhirnya. Meski raganya sudah lama tiada, sederet legacy-nya masih bisa dilihat sampai saat ini.

Mulai dari Bank Niaga yang kecil menjadi tersohor sebelum kemudian menjadi Bank CIMB Niaga, Garuda Indonesia yang terpuruk kemudian mampu terbang kembali, Bank Mandiri yang merupakan gabungan empat bank pelat merah yang luluh lantah, hingga bankir-bankir andal didikannya yang saat ini telah melahirkan generasi-generasi andal berikutnya.

Namun tak banyak yang tahu bahwa Robby Djohan juga meninggalkan warisan “keramat” yaitu barang-barang antik seperti 50-an keris bertuah. Barang tersebut masih disimpan dengan baik oleh sang istri Nanan Djohan dan tiga putrinya, Wita, Sandra, dan Irma.

“Papa mengumpulkan keris-keris ini sudah lama sekali, dan waktu didapet ini usianya rata-rata sudah ratusan tahun,” ujar Irma Djohan menunjukkan sederet keris tersebut kepada Infobanknews di kediaman orang tuanya, di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu 10 Januari 2026.

Robby Djohan lahir di Pontianak dari ayah keturunan Arab dan ibu keturunan Belanda, tapi sangat menyukai budaya Jawa yang ditunjukkanya dengan mengoleksi benda-benda antik.

Dalam sebuah wawancara yang pernah dilakukan wartawan Infobank Karnoto Mohamad pada 13 November 2013, Robby Djohan sangat antusias berbicara tentang budaya Jawa.

“Saya percaya yang punya budaya itu cuma orang Jawa. Tapi kemudian budaya itu dijalankan sudah betul atau belum itu soal lain. Tapi budaya itu sudah lama ada. Seperti umpamanya keris dan wayang,” ujar Robby yang mengaku telah membaca tuntas Kitab Mahabarata dan Ramayana hingga paham betul sifat-sifat Pandawa dan Kurawa.

Keris-keris ber-tangguh Majapahit dengan dhapur seperti Kidang Soka, Sengkelat Pamengkang Jagad, dan Carubuk, tersimpan di salah satu museum pribadi Robby Djohan bersama barang-barang antik lain seperti tombak, lukisan, satu paket wayang kulit dengan gamelan, hingga furnitur berusia ratusan tahun.

Baca juga: Keris-keris “Keramat” Para Petinggi, dari Eksekutif Keuangan Sampai Presiden

Sebagian keris “keramat” simpanan sang bankir legenda tersebut akan dipamerkan bersama keris-keris milik pencinta keris lain seperti Presiden Prabowo Subianto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, anggota BPK Fathan Subchi, hingga keris-keris milik sejumlah jenderal TNI seperti Mayjen TNI Taufik Sobri dan Mayjen TNI Endro Satoto, hingga eksekutif di sektor keuangan, seperti Budi Herawan, Abdul Bari, Arief Mulyadi, Jemmy Atmadja, Hari Purnomo, hingga Nicolaus Prawiro.

Pameran keris yang juga disertai lukisan tersebut mewarnai sesi Exhibition Showcasing Indonesia Art and Culture yang merupakan rangkaian kegiatan Starting Year Forum 2026 di ST Regis Hotel Jakarta para 22 Januari 2026 yang diselenggarakan oleh Infobank Media Group bersama CFO Club Indonesia, Bank Indonesia, dan Yayasan Jagoan Indonesia. (*) KM

Related Posts

News Update

Netizen +62