Jakarta – Wakil Presiden Indonesia KH. Ma’ruf Amin mengatakan, sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam membangun ekonomi. Melalui Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Pesantren didorong untuk memiliki keterampilan dalam menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kita harus melahirkan Gus Iwan yaitu santri bagus, pinter ngaji dan usahawan, santripreneur namanya. supaya kita memakmurkan bumi dan kita menuju Indonesia yang maju dan sejahtera. Santri punya kewajiban ekonomi seperti apa? yang harus kita bangun itu ekonomi yang berdasarkan Syariah namanya ekonomi syariah,” ujar Wapres, Senin, 31 Oktober 2022.
Lanjutnya, ekonomi syariah sekarang di Indonesia sudah menjadi sistem nasional dan menjadi gerakan nasional. Di pusat, ada Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan di daerah sudah terbentuk Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS).
“Kita lagi membangun ekonomi syariah, tadi OJK bilang potensinya 11% tapi saya ingin 16%, BUMN (Badan Usaha Milik Negara) keluarkan sukuk nanti langsung 16%,” pungkasnya.
Wapres berpesan, agar para santri menggerakan ekonomi syariah, jangan sampai ada lahan-lahan yang tidak produktif. Selain itu, produk-produknya juga ada yang memasarkan baik di dalam maupun luar negeri.
“Jangan sampai orang membuat sesuatu nggak bisa dipasarkan, maka santri-santri juga harus menjadi hamzah washal atau pengusaha yang mengolah dan menghilirisasi produk kemudian menjual kemana-mana sekarang kan melalui online bisa,” jelasnya. (*) Irawati
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More