Nasional

Wamenkop Dorong Koperasi Saling Bekerja Sama Membentuk Jaringan Ekosistem

Poin Penting

  • Wamenkop mendorong kolaborasi antar koperasi sebagai ekosistem untuk memperkuat kontribusi terhadap ekonomi nasional
  • Jumlah koperasi besar (131 ribu + 83 ribu Kopdes Merah Putih) dinilai potensial meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan didukung pemerintah
  • Koperasi Astra mencatat kinerja positif 2025 (pendapatan, SHU, dan aset naik), mencerminkan kepercayaan anggota dan tata kelola yang kuat.

Jakarta – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mendorong koperasi saling bermitra dan bekerja sama. Kerja sama ini akan mendorong peran koperasi yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Koperasi bisa berkolaborasi dan bekerja sama dengan koperasi lain. Koperasi adalah jaringan ekosistem,” kata Farida Farichah saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2025 Koperasi Astra dikutip 12 April 2026.

Ia mengatakan, saat ini ada 131 ribu koperasi yang sudah berjalan dan ditambah 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ini adalah jumlah yang sangat besar untuk meningkatkan peran koperasi bagii kesejehateraan masyarakat.

Baca juga: OJK Siapkan Aturan Baru RBB, Dorong Bank Salurkan Kredit ke MBG hingga Kopdes

Dia menegaskan pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto nyata memberikan keberpihakan untuk mewujudkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Karena itu, Wamenkop juga mendorong Koperasi Astra juga dapat menjalin kerja sama dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Farida pun mengapresiasi kinerja Koperasi Astra yang menunjukkan pertumbuhan positif tahun 2025. Ia menegaskan pertumbuhan kinerja koperasi menunjukkan adanya kepercayaan anggota kepada pengurus.

“Koperasi Astra sudah 36 tahun, dan terus bertahan sampai sekarang karena ada rasa kepemilikan anggota untuk membangun koperasi,” kata Farida.

Baca juga: Kemenkop Gandeng BPJS Kesehatan, 30.000 Kopdes Disiapkan Layani Kesehatan Warga Desa

Dirinya mengatakan RAT bukan sekadar bagi-bagi Sistem Hasil Usaha (SHU) namun merupakan forum tertinggi koperasi. Dalam RAT, setiap anggota dapat memberikan hak suaranya untuk merencanakan pengembangan koperasi ke depan.

“Koperasi Astra yang anggotanya 62 ribu orang, inilah forum semua anggota. Inilah bedanya koperasi dengan badan usaha lain. Semua anggota memiliki hak suara yang sama, meski hanya anggota yang simpanannya kecil,” kata Farida.

Sementars, Ketua Pengawas Koperasi Astra Endro Wahono mengatakan Koperasi Astra sudah membuktikan ketangguhan sejak berdiri tahun 1990. Pertumbuhan Koperasi Astra sangat membanggakan dan berharap kinerja tahun 2026 semakin baik meski banyak tantangan.

Endro mengatakan Koperasi Astra menjalankan berbagai inovasi untuk memudahkan layanan anggota dan melakukan penguatan kolaborasi untuk menjawab kebutuhan yang terus berkembang.

“Dengan integritas dan terus memperkuat tata kelola, koperasi Astra akan terus bertumbuh dan memberikan kontribusi yang lebih besar,” kata Endro.

Laporan keuangan Koperasi Astra dan enstitas anak tahun 2025 menunjukkan kinerja yang positif. Pendapatan usaha tahun 2025 mencapai Rp510,43 miliar meningkat 12,41 persen dari tahun 2024. Adapun Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2025 sebesar Rp82,10 miliar meningkat 9,33 persen dibanding tahun 2024 yang besarnya Rp75,09 miliar.

Aset Koperasi Astra dan entitas anak tahun 2025 tercatat Rp1,71 triliun, naik 5,77% dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp1,62 triliun. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

WFH BGN Tak Berlaku untuk Kepala SPPG, Ahli Gizi, dan Akuntan

Poin Penting Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan skema kerja hybrid (WFH-WFO) 50% untuk unit yang… Read More

9 mins ago

Kasus Kredit Sritex-Bank DKI, Ahli: Kredit Macet Bukan Selalu Pidana

Poin Penting Zulkarnain Sitompul menegaskan kredit macet tidak otomatis menjadi tindak pidana, melainkan bagian dari… Read More

1 hour ago

Kadin Minta Dunia Usaha Perkuat Kepatuhan Seiring Berlaku KUHP Baru

Poin Penting Kadin mendorong dunia usaha meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi seiring pemberlakuan KUHP baru Perusahaan… Read More

2 hours ago

Bank Mantap dan UGM Kolaborasi, Integrasi Layanan hingga Program Persiapan Pensiun

Poin Penting PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi mengintegrasikan… Read More

3 hours ago

BTN Soroti Data Backlog Perumahan, Tanpa Basis Jelas Sulit Tepat Sasaran

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menilai data backlog perumahan masih belum akurat… Read More

3 hours ago

BTN Resmikan Ecopark Dago dan 3 Cabang Baru, Genjot Efisiensi Layanan

Poin Penting BTN meresmikan Ecopark Dago sebagai pusat pelatihan SDM berbasis konsep modern dan ramah… Read More

4 hours ago