Poin Penting
- Visa dan AKKI menggelar Workshop Indonesia Payment Academy untuk mendorong adopsi pembayaran digital di kalangan UMKM.
- Solusi pembayaran digital dinilai dapat meningkatkan efisiensi usaha, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing UMKM.
- Inovasi pembayaran yang aman dan kolaborasi lintas ekosistem menjadi kunci pertumbuhan UMKM di era digital.
Jakarta – Perusahaan solusi pembayaran global Visa bersama Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) menggelar Workshop Indonesia Payment Academy (IPA) yang melibatkan perbankan dan perusahaan teknologi finansial (fintech).
Workshop tersebut digelar seiring meningkatnya penggunaan pembayaran digital dalam aktivitas masyarakat. Kondisi ini mendorong pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem keuangan digital nasional.
Salah satu topik yang dibahas dalam forum tersebut adalah Visa Acceptance Solutions, yakni solusi penerimaan pembayaran yang memungkinkan pelaku usaha menerima dan mengelola transaksi nontunai melalui berbagai kanal pembayaran digital.
Baca juga: Visa Gandeng Skorcard untuk Perluas Inklusi dan Akses Kredit di Indonesia
Solusi ini diharapkan dapat menyederhanakan proses penerimaan pembayaran sekaligus membantu pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), beradaptasi dengan kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
Inovasi Pembayaran Aman untuk UMKM
Selain membahas efisiensi pembayaran, workshop juga menyoroti pentingnya inovasi sistem pembayaran yang tetap mengedepankan aspek keamanan dan pengelolaan risiko. Berbagai teknologi seperti Tap to Phone, agentic commerce, serta solusi pencegahan fraud dan manajemen risiko berbasis kecerdasan buatan (AI) dinilai mampu memperkuat ketahanan bisnis.
Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari menyebut solusi pembayaran digital kini bukan lagi sekadar sarana transaksi, melainkan telah menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Ketika pelaku UMKM dapat menerima pembayaran digital dengan mudah dan aman, mereka dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, meningkatkan efisiensi operasional, serta berpartisipasi secara penuh dalam ekonomi digital,” imbuh Vira dalam keterangan resmi belum lama ini.
Menurut Vira, solusi pembayaran digital juga secara langsung mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat UMKM melalui peningkatan produktivitas dan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif serta kompetitif.
“Melalui kolaborasi yang terintegrasi di seluruh ekosistem pembayaran, kita dapat membantu pelaku usaha tumbuh secara berkelanjutan dan berkontribusi pada kesejahteraan yang berkesinambungan,” sambungnya.
Baca juga: AFTECH: Pindar Salurkan Rp1.388 Triliun ke Sektor Riil, Perkuat Inklusi Keuangan dan UMKM
Senada, Executive Director AKKI, Steve Marta menilai UMKM perlu menyeimbangkan efisiensi biaya dengan upaya membangun kepercayaan dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang konsisten, baik melalui kanal fisik maupun digital.
Menurutnya, instrumen kartu tetap memiliki peran penting dalam mendukung transaksi yang aman. Penggunaan kartu dinilai efektif untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memfasilitasi penyelesaian sengketa secara lebih efektif.
Steve menambahkan, semakin luasnya penerimaan pembayaran digital membuat merchant perlu mengadopsi solusi yang andal, interoperabel, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
“Kolaborasi yang kuat di seluruh ekosistem pembayaran akan menjadi kunci agar metode pembayaran tradisional dan digital dapat berjalan berdampingan serta mendukung pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan di Indonesia,” pungkasnya. (*) Mohammad Adrianto Sukarso


