Keuangan

UU PPSK Perkuat OJK Dalam Pengawasan Market Conduct Industri Keuangan

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa berdasarkan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengawasan Sektor Keuangan (UU PPSK), memberikan tugas kepada OJK untuk lebih dalam mengawasi dari sisi prudential dan market conduct.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi dalam Talkshow Literasi oleh FIFGROUP secara virtual di Jakarta, 15 September 2023.

Baca juga: Rasio Keuangan dan Market Conduct Masih Timpang, OJK Perlu Kerja Keras

“Salah satu tambahan atau nilai tambah keberadaan OJK adalah bahwa pengawasan prudential dan pengawasan market conduct itu ada di satu atap,” ucap Kiki sapaan akrabnya.

Kiki menjelaskan, bahwa ketentuan dalam UU PPSK tersebut mengacu dari maraknya kasus-kasus yang muncul terkait pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) yang melakukan pelanggaran terhadap aturan conduct di sektor keuangan.

“Kalau kita melihat banyak kasus ya terjadi misalnya rame kasus unitlink kemudian rame penarikan oleh debt collector itu adalah masalah conduct,” imbuhnya.

Sehingga, jika nantinya para PUJK menaati seluruh ketentuan tentang market conduct yang telah diatur pelaksanaan dari proses di suatu perusahaan dapat berjalan dengan lebih baik dan maksimal.

Baca juga: OJK Akan Tindak Tegas Pelanggar Market Conduct

“Kalau kita melihat pengawasan market conduct itu mengawasi life cycle dari proses di suatu perusahaan, contohnya kalau di FIF ini bagaimana mendesain produk, kemudian menyiapkan informasi yang akan diberikan kepada konsumennya, perjanjian bakunya, pengaduannya, dan lainnya,” ujar Kiki. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

30 mins ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

54 mins ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

1 hour ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

3 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

3 hours ago