Agus M
Jakarta – Agus D.W Martowardojo menyambut positif disahkannya Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI).
Agus Marto yang sudah malang melintang di industri perbankan mengatakan bahwa UU PPSK tersebut saat ini bersifat objektif, selain untuk mendorong perekonomian Indonesia, tetapi juga bertujuan untuk pembangunan nasional.
“Jadi peran daripada bank sentral ini sekarang sudah mulai bergeser kembali bahwa dia juga punya tujuan untuk pembangunan,” ujar Mantan Gubernur Bank Indonesia itu dalam CEO Forum Banking di Jakarta, 9 Januari 2023.
Kemudian ia juga menambahkan bahwa di dalam UU PPSK tersebut juga telah memberikan kesempatan kepada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) untuk melakukan transaksi valuta asing, remitansi, dan juga ekspansi.
“Padahal di saat yang lalu, ketika pakto 88 diizinkan BPR untuk bertumbuh banyak sekali yang menjadi tantangan di BPR, jadi ini belum selesai,” imbuhnya.
Adapun, ia menambahkan di samping pihak perbankan merespon secara positif tetapi mereka juga akan tetap terus memantau UU PPSK tersebut. Dengan lahirnya UU PPSK tersebut telah mencerminkan kerja keras Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian global.
“Kalau kita perhatikan UU PPSK kita positif, tetapi dalam suasana tertutup kita juga musti kaji, di UU PPSK itu terlihat bahwa Indonesia yang tiga tahun terakhir bisa melewati periode sulit pandemi ataupun krisis geopolitik,” ujar Agus.
Sebelumnya, UU PPSK telah disahkan dalam rapat paripurna DPR-RI pada tanggal 15 Desember 2022 yang lalu. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More