Lifestyle

UOB Indonesia Usung Konsep Ini di Ajang Kompetisi Painting of The Year 2025

Poin Penting

  • UOB POY 2025 mengusung tema “Your Art, Your Way” untuk mendorong seniman mengekspresikan karya berdasarkan pengalaman pribadi.
  • Kategori Emerging Artist mendominasi 60% peserta, menunjukkan regenerasi seniman baru dalam dunia seni lukis Indonesia.
  • 48 karya finalis dipamerkan di ASHTA District 8, Jakarta, mulai 15–30 Oktober 2025, lengkap dengan art talk dan workshop publik.

Jakarta – UOB Indonesia kembali menggelar UOB Painting of The Year (POY) 2025 untuk ke-15 kalinya sebagai ajang kompetisi dan pameran seni lukis nasional.

Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia, Maya Rizano, mengatakan bahwa, gelaran POY tahun ini mengusung konsep ‘Your Art, Your Way’ yang bertujuan agar para seniman dalam kompetisi itu dapat menuangkan ide sesuai dengan pengalamannya.

“Di mana kita menginginkan setiap seniman bisa membuat suatu karya yang betul-betul sesuai dengan pengalamannya, dengan personifikasi mereka, atau mungkin dengan ide, cita-cita, sesuatu yang betul-betul sangat lekat dengan passionnya mereka ya,” kata Maya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2025.

Baca juga: Strategi UOB Bantu Generasi Penerus Bisnis Keluarga Tembus ASEAN

Lebih lanjut Maya menjelaskan, UOB POY 2025 ini kembali dibagi menjadi dua kategori kompetisi, yakni Established Artist dan Emerging Artist atau kategori untuk seniman pendatang baru.

Pada tahun ini, antusiasme para seniman pendatang baru cukup masif, terlihat dari kategori Emerging Artist yang mendominasi sebanyak 60 persen dan 40 persen sisanya adalah Established Artist.

“Jadi artinya ini bagus karena memenuhi tujuan kita, yaitu dengan banyaknya, atau dilahirkannya banyak artis-artis yang emerging, maka artinya kita bisa regenerasi wadah daripada kompetisi seni ini ya,” imbuhnya.

Pengumuman Pemenang dan Pameran Publik

Adapun, pada hari ini (15/10) UOB Indonesia juga telah mengumumkan pemenang dari kedua kategori yakni Muhammad Shodik sebagai Most Promising Artist of the Year dalam kategori Emerging Artist dengan karya seni berjudul “i am here“.

Sementara itu, Eddy Sutanto meraih penghargaan tertinggi sebagai UOB Painting of the Year dalam kategori Established Artist pada UOB POY 2025 dengan karya seni berjudul “Kuasa dalam Setara”.

Baca juga: UOB Indonesia Luncurkan The Business Circle, Mari Intip Manfaatnya!

Sebagai informasi, UOB Indonesia akan menampilkan 48 karya finalis kompetisi 15th UOB POY (Indonesia), termasuk di antaranya delapan karya pemenang di Melting Pot, ASHTA District 8, Jakarta, lantai GF. 

Bermitra dengan Art Jakarta, pameran dapat dikunjungi mulai 15 hingga 30 Oktober 2025 dan terbuka untuk umum dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

Nantinya, para pengunjung dapat menantikan rangkaian acara inspiratif dan kreatif melalui tur pameran, art talk, dan workshop menggambar untuk anak-anak. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

5 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

6 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

10 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

11 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

14 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

16 hours ago