Poin Penting
- Universal BPR meraih penghargaan Top 30 BPR 2026 berkat kinerja dan kontribusinya bagi industri.
- Universal BPR mencatatkan kinerja 2025 positif, dengan aset Rp2,29 triliun, laba Rp35,91 miliar, ROE 21,19 persen, dan NPL 3,93 persen
- Universal BPR memperkuat transformasi digital melalui Universal Mobile untuk meningkatkan layanan nasabah.
Jakarta – Bank Universal BPR kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Top 30 BPR 2026 dalam ajang DPD DKI Awards 2026. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kinerja perusahaan yang konsisten bertumbuh serta kontribusinya dalam mendukung perkembangan industri perbankan.
Penghargaan tersebut diterima dalam ajang DPD DKI Awards 2026, yang merupakan bagian dari rangkaian Seminar Nasional dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PERBARINDO DPD DKI Jaya & Sekitarnya, pada Kamis, 25 Juni 2026, di Trans Hotel Jakarta, Cibubur.
Mengusung tema “Transformasi Hukum Pidana Indonesia: Tantangan dan Strategi Penerapan KUHP Baru Bagi Operasional Bank”, seminar ini menjadi wadah bagi pelaku industri perbankan untuk memperdalam pemahaman mengenai implikasi penerapan KUHP baru terhadap aspek hukum dan operasional perbankan.
Dalam kesempatan tersebut, apresiasi diberikan kepada BPR yang dinilai mampu menunjukkan pertumbuhan bisnis yang sehat, menerapkan tata kelola dan manajemen risiko yang baik, serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industri perbankan.
Baca juga: OJK Restui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari
Kinerja Keuangan Tumbuh Positif
Pencapaian ini didukung oleh kinerja Universal BPR sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan pertumbuhan positif di berbagai indikator keuangan. Hingga akhir tahun 2025, Universal BPR membukukan total aset sebesar Rp2,292 triliun dengan laba bersih mencapai Rp35,913 miliar.
Dari sisi profitabilitas, perusahaan mencatatkan return on equity (ROE) sebesar 21,19 persen, yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari modal yang dimiliki.
Sementara itu, kualitas penyaluran kredit tetap terjaga dengan non-performing loan (NPL) sebesar 3,93 persen, berada di bawah batas maksimum 5 persen yang ditetapkan regulator.
Capaian tersebut mencerminkan konsistensi Universal BPR dalam menerapkan prinsip kehati-hatian, memperkuat pengelolaan risiko, serta terus meningkatkan kualitas layanan bagi nasabah.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Universal BPR dalam membangun kinerja yang berkelanjutan, didukung oleh tata kelola perusahaan yang baik serta kepercayaan dari nasabah, mitra bisnis, dan regulator. Kami akan terus berinovasi untuk menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat peran kami sebagai mitra keuangan yang terpercaya,” ujar Reyhan Satyahadi, Direktur Utama Universal BPR, dikutip Rabu (1/7).
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Universal BPR untuk terus memperkuat fondasi bisnis melalui pengembangan layanan, transformasi digital, dan peningkatan daya saing agar mampu memberikan nilai tambah bagi nasabah di tengah dinamika industri perbankan.
Baca juga: OJK: Dampak Pelemahan Nilai Tukar Rupiah ke Industri BPR Relatif Terbatas
Berkomitmen Tumbuh Bersama Nasabah
Sejalan dengan upaya memperkuat transformasi digital, Universal BPR menghadirkan Universal Mobile, layanan mobile banking yang dirancang untuk memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan bagi nasabah dalam melakukan berbagai transaksi perbankan kapan saja dan di mana saja.
Kehadiran aplikasi ini menjadi bagian dari inovasi Universal BPR dalam menghadirkan pengalaman perbankan yang praktis.
Selama lebih dari dua dekade, Universal BPR konsisten mengedepankan prinsip Cepat, Aman, dan Peduli dalam memberikan layanan kepada nasabah.
Penghargaan Top 30 BPR 2026 menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat inovasi, serta menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
Dengan dukungan nasabah, mitra bisnis, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan, Universal BPR optimistis dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui solusi keuangan yang aman dan terpercaya. (*) Ari Nugroho


