Makassar–PT Digital Alpha Indonesia, penyedia layanan pinjaman secara daring dengan bendera UangTeman mengekor industri perbankan dalam memitigasi risiko.
Deputy CEO UangTeman, Rio Quiserto kepada Infobank mengatakan, bahwa pihaknya senantiasa menjaga rasio kredit atau pinjaman bermasalah (NPL) di bawah 5 persen laiknya industri perbankan.
Untuk memitigasi risiko, UangTeman menyiapkan teknologi credit scoring fraud algorithm, yang merupakan teknologi penilaian risiko yang otomatis dan real time yang mampu memberikan keputusan secara obyektif. Data-data profil calon nasabah akan dinilai sedemikian rupa untuk menghasilkan keputusan pemberian pinjaman. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More