Makassar–PT Digital Alpha Indonesia, penyedia layanan pinjaman secara daring dengan bendera UangTeman mengekor industri perbankan dalam memitigasi risiko.
Deputy CEO UangTeman, Rio Quiserto kepada Infobank mengatakan, bahwa pihaknya senantiasa menjaga rasio kredit atau pinjaman bermasalah (NPL) di bawah 5 persen laiknya industri perbankan.
Untuk memitigasi risiko, UangTeman menyiapkan teknologi credit scoring fraud algorithm, yang merupakan teknologi penilaian risiko yang otomatis dan real time yang mampu memberikan keputusan secara obyektif. Data-data profil calon nasabah akan dinilai sedemikian rupa untuk menghasilkan keputusan pemberian pinjaman. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More