Jakarta – Tunjangan kinerja (tukin) untuk pegawai Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan naik 100 persen. Adapun kenaikan tukin ini telah disetujui oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas.
“100 persen (kenaikan tukin pegawai Kemenko). Sudah (disetujui Menpan RB),” ujar Airlangga sambil mengangkat jempol ketika ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis, 3 Oktober 2024.
Sementara itu, Menteri PANRB Azwar Anas menyebutkan bahwa kenaikan tukin ini sudah dibahas untuk Kementerian Perekonomian dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Baca juga: Tenang! Kenaikan Gaji PNS Sudah Dirancang di RAPBN 2025
Adapun tukin Kemenhub disetujui untuk dinaikkan karena telah memenuhi syarat kenaikan. Salah satunya, Kemenhub telah menyederhanakan aplikasi dari sebanyak 300 menjadi hanya 9 aplikasi. Namun, Anas enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai besaran kenaikan tersebut.
“Gak harus diumumkanlah (besaran kenaikan), nanti menteri yang lain minta,” kata Anas.
Sementar, untuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak ada pembahasan kenaikan tukin. Sebab, instansi yang dipimpin oleh Sri Mulyani sudah memiliki regulasi tersendiri.
“Nggak (bahas kenaikan tukin Kemenkeu), kita tadi sedang membahas Kemenko dengan Kementerian Perhubungan,” imbuhnya.
“Saya kira menteri keuangan dia ada aturan regulasi yang sudah ditetapkan terkait menteri keuangan. Kita lebih ke ngurus kinerja, jangan ngomong tukin,” tambah Anas. (*)
Editor: Yulian Saputra
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More