Headline

Tumbuh 15%, Target Penerimaan Pajak Dinilai Masih Realistis

Jakarta– Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada hari ini (31/10). Dalam rancangan tersebut, Pemerintah mematok penerimaan pajak sebesar Rp1,786,4 triliun.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, target penerimaan perpajakan tersebut secara nominal tumbuh 15,4 persen dari outlook realisasi APBN tahun 2018. NAmun secara angka, target tersebut masih sangat realistis.

“Jadi kalau sebutkan 15 persen itu ambisius, tapi kontribusi penerimaan perpajakan terhadap keseluruhan penerimaan meningkat dari 74 persen, pada 2019 jadi 82,5 persen,” kata Sri Mulyani di kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu 31 Oktober 2018.

Sri Mulyani menyebut, pihaknya akan selalu menjaga instrumen pajak yang ramah terhadap iklim investasi dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Selanjutnya, dari sisi penerimaan negara bukan pajak (PBNP) sendiri pemerintah telah menargetkan Rp378,3 triliun atau naik 8,3 persen terhadap perkiraan APBN 2018. Untuk mengoptimalkan PNBP tersebut, dengan tetap mengedepankan kualitas pelayanan publik dan menjaga kelestarian lingkungan.

Sebagai informasi, sebelumnya telah ditetapkan pendapatan negara sebesar Rp 2.165,1 triliun atau tumbuh 13,76% dibandingkan proyeksi realisasi tahun ini yang sebesar Rp 1.903 triliun. Di sisi lain, belanja negara ditargetkan sebesar Rp 2.461,1 triliun, naik 11% dibandingkan proyeksi realisasi tahun ini Rp 2.217,2 triliun. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Banyak Bank Rombak Manajemen, OJK Optimistis Kinerja Perbankan 2026 Lebih Baik

Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More

24 mins ago

Krisis Ekonomi Hantam Iran, Nilai Tukar Rial Ambruk

Poin Penting Inflasi tinggi dan anjloknya nilai tukar rial memicu aksi protes massal di berbagai… Read More

39 mins ago

Kasus Pajak PT Wanatiara Persada Terbongkar, KPK Sebut Negara Rugi Rp59 Miliar

Poin Penting KPK mengungkap kerugian negara hingga Rp59 miliar akibat pengurangan kewajiban PBB PT Wanatiara… Read More

48 mins ago

Kriminalisasi Kredit Macet: Wahai Bankir Himbara dan BPD, Stop Dulu Kucurkan Kredit!

Oleh The Finance Team NAMANYA bank, sudah pasti ada kredit macet. Kalau tidak mau macet,… Read More

55 mins ago

Intip Kekayaan Kepala Kantor Pajak Jakut Dwi Budi Iswahyu yang Kena OTT KPK

Poin Penting Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu, resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka… Read More

60 mins ago

Defisit Fiskal dan Pertumbuhan Kredit: Penyangga Rapuh PDB dari Sisi Konsumsi Masayarakat

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan STRUKTUR pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak lama menunjukkan… Read More

1 hour ago