Keuangan

Tugu Insurance Jalin Sinergi Bisnis Strategis dengan Bank Shinhan Indonesia

Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) terus memperluas jalur distribusi sepanjang 2025 melalui pengembangan kerja sama strategis, salah satunya dengan PT Bank Shinhan Indonesia.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang menjadi simbol sinergi bisnis antara kedua entitas.

Kerja sama ini diawali dengan pemasaran produk asuransi kendaraan bermotor roda empat T Drive melalui kanal distribusi bancassurance yang dimiliki Bank Shinhan Indonesia.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Pemasaran Tugu Insurance, Ery Widiatmoko, dan Direktur Kredit Bank Shinhan Indonesia, Leonard Auly.

Melalui kemitraan ini, diharapkan akses dan distribusi produk asuransi kendaraan makin luas, serta memberikan perlindungan yang komprehensif, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.

Baca juga: Tugu Insurance Perkuat Strategi untuk Dorong Pertumbuhan Bisnis

Dalam kesempatan tersebut, Ery menyampaikan bahwa kerja sama dengan Bank Shinhan Indonesia ini dapat mendukung strategi bisnis Tugu Insurance dan diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

“Kemitraan melalui jalur bancassurance ini dapat mendukung diversifikasi portofolio produk dan layanan, guna memberikan perlindungan yang optimal dan meningkatkan kepuasan nasabah secara berkelanjutan. Kami optimistis kerja sama ini dapat menjadi peluang yang positif untuk mendorong pencapaian kinerja perusahaan jangka panjang yang strategis ke depannya,” jelas Ery.

Leonard Auly turut menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan simbol komitmen bersama dalam menyediakan layanan bernilai tambah.

“Penandatanganan kerja sama ini bukan hanya sebuah formalitas, melainkan simbol dari komitmen bersama untuk memberikan layanan yang lebih komprehensif dan bernilai tambah bagi nasabah. Bank Shinhan percaya bahwa kolaborasi ini akan membawa dampak positif bagi para pihak. Ke depan, Kami berharap kerja sama ini dapat berkembang ke berbagai lini dan menciptakan inovasi layanan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman,” katanya.

Baca juga: Gandeng Pandawara, Tugure Charity Golf Himpun Rp207,5 Juta untuk Bersihkan Sungai di Jabodetabek

Senada dengan pernyataan di atas, Group Head Retail Banking Bank Shinhan Indonesia (EVP), Candra Wijaya mengutarakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat bisnis dan pertumbuhan aset kredit ritel menuju Rp2 triliun pada 2025.

Pertumbuhan Premi dan Ekspansi Bisnis Tugu Insurance

Sebagai tambahan informasi, hingga Mei 2025, Tugu Insurance terus mencatatkan pertumbuhan premi yang solid, yakni naik sebesar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perolehan premi Tugu Insurance ini didominasi oleh lini bisnis asuransi fire & property, marine dan engineering.

Perseroan juga mulai mengintensifkan strategi ekspansi bisnis baik korporasi maupun ritel, namun dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent underwriting).

Di sisi layanan (services), Tugu Insurance terus memperkuat strategi pemberian layanannya kepada para pelanggan. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Kredit Macet, Bisnis Gagal atau Niat Jahat? OJK Harus Berada di Depan Bank

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More

8 hours ago

KPK Mencari “Pepesan Kosong” Dana Non Budgeter-Iklan Bank BJB, Terus Berputar-putar “Dikaitkan” Ridwan Kamil-Aura Kasih

Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More

8 hours ago

BSI Gandeng Kadin Dorong UMKM Naik Kelas

Poin Penting BSI menggandeng Kadin untuk mendorong UMKM lokal naik kelas melalui sinergi pembiayaan, pembinaan,… Read More

8 hours ago

Bos Danantara Bantah Isu Perombakan Direksi Himbara

Poin Penting CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan hingga saat ini tidak ada pembahasan terkait rencana… Read More

13 hours ago

Purbaya Yakin IHSG Senin Pekan Depan Dibuka Tanpa Gejolak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meyakini pembukaan IHSG pekan depan tidak terganggu meski sejumlah… Read More

14 hours ago

OJK–BEI Siap Berunding dengan MSCI Senin (2/2), Transparansi Free Float Jadi Fokus

Poin Penting BEI dan OJK dijadwalkan bertemu MSCI secara daring pada 2 Februari 2026 untuk… Read More

14 hours ago