Tuan Guru Bajang: Pesan Kerukunan dari Ruang Keluarga
Jakarta – Hadir di acara Top 10 Most Outstanding People – Executive Lecture bertemakan “Membangun stabilitas, kerukunan dan kemajuan bangsa”, yang diselenggarakan Infobank di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat, 11 Mei 2018, Tuan Guru H. Muhammad Zainul Majdi, atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) memberi pesan yang sangat dalam dan penuh makna.
Di tengah dinamika politik dan sosial yang terjadi di Indonesia saat ini, TGB menyampaikan menjaga perdamaian dan kerukunan menjadi hal yang sangat penting. Cara menjaga kedua hal itu di antaranya ialah dengan memperbanyak pertemuan sesama masyarakat negeri ini.
Baca juga: Hadapi Tahun Politik, TGB Zainul Majdi Tekankan Pentingnya Keihklasan dan Pengorbanan
“Dalam menjaga perdamaian, Indonesia sebagai rumah kita, mari perbanyak bertemu di ruang tengah, di ruang keluarga,” begitu pesan TGB, yang langsung diberi applaus oleh hadirin pertemuan itu.
Top 10 Most Outstanding People merupakan apresiasi yang diberikan Infobank kepada para tokoh yang dianggap telah memberi kontribusi dan inspirasi bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan politik yang sangat positif bagi Indonesia. Pada penyelenggaraan acara ini turut hadir Boediono, Wakil Presiden Indonesia 2009-2014 dan Syafi’i Ma’arif, tokoh dan cendikiawan muslim. (Ari Nugroho)
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More