Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengaku, akan terus mewaspadai terkait dengan kebijakan Presiden AS terpilih Donald Trump yang cenderung proteksionisme, yang dikhawatirkan akan berdampak kepada gejolak perdagangan global termasuk di Indonesia.
“Sikap proteksionisme akan berakibat pada lanskap perdagangan global dan kinerja perdagangan Indonesia,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Tjahya Widayanti dalam seminar UOB Indonesia Economic Outlook 2017, di Jakarta, Rabu, 16 November 2016.
Baca juga: Gejolak Kurs, Pasar Tengah Antisipasi Kebijakan Trump
Dia menilai, jika Donald Trump benar-benar menerapkan kebijakannya seperti yang dibicarakan saat debat Capres AS, maka secara tidak langsung akan menimbulkan gejolak perdagangan dunia. Di mana dalam pernyataannya itu, Trump akan menindak keras dan tegas hubungan dagang anatara AS dengan Tiongkok.
Selanjutnya: Perang perdagangan antara AS dan China, dan dampaknya ke Indonesia
Page: 1 2
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak menguat pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan kenaikan… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,17% ke level Rp16.805 per dolar AS pada perdagangan Kamis… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,09% ke level 8.153,77 pada awal perdagangan 5 Februari 2026,… Read More
Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More
Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More