Otomotif

Truk Listrik Fuso eCanter Dipastikan Mengaspal di GIIAS 2024

Jakarta – Akhirnya, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso di Indonesia menjawab teka-teki tentang peluncuran truk listrik Fuso eCanter.

Menurut Presiden Direktur KTB Daisuke Okamoto, truk Listrik Fuso eCanter rencananya bakal diluncurkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2024.

“Mudah-mudahan di GIIAS nanti,” ungkap Daisuke Okamoto dalam media gathering di Jakarta, Jumat, 8 Maret 2024.

Baca juga: Biaya Perawatan Mobil Listrik Neta V Hingga 100 Ribu KM Ternyata Cuma Rp3 jutaan, Begini Rinciannya

Sebelumnya, KTB telah melakukan program Proof of Concept (PoC) Fuso eCanter dengan melibatkan delapan perusahaan. Hasilnya, respons positif dan minat pembelian terhadap truk ini cukup tinggi.

“Dari delapan company yang kami coba berikan kendaraan untuk dicoba di jalan (program PoC), responsnya tadi. Sudah ada yang sangat berminat untuk melakukan pembelian unit ini,” kata Sales and Marketing Direktur PT KTB, Aji Jaya di kesempatan yang sama.

Dari kegiatan PoC, lanjut Aji, banyak juga masukan dari kedelapan perusahaan tersebut. Adapun masukan tersebut ditampung untuk menjadi bahan persetujuan dan follow up untuk penjualan eCanter ke depannya.

“Perusahaan tersebut menyatakan bahwa truk Mitsubishi Fuso eCanter ini sangat mudah dikendarai sehingga mereka sangat antusias terhadap truk listrik pertama,” ungkap Aji.

Baca juga: Resmi Diluncurkan, Segini Kisaran Harga Mobil Listrik BYD Seal, Atto 3, dan Dolphin

Sejak 2022, truk listrik Fuso eCanter telah diuji coba di Indonesia. Truk listrik ini memiliki daya angkut 7 ton dan jarak tempuh hingga 100 km dengan sekali pengisian daya.

Truk listrik eCanter dibekali tiga baterai model modular. Satu baterai memiliki kapasitas 41 kWh dan bisa menempuh jarak hingga 80 kilometer. Adapun total jarak tempuh tiga baterainya mencapai 200 km.

Apabila resmi dipasarkan di Indonesia, truk listrik eCanter akan didatangkan secara utuh atau Completely Built Up (CBU) dari Jepang. Hanya saja, KTB belum memberikan informasi terkait harga jualnya untuk pasar Indonesia. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Bos Danantara Sebut Demutualisasi BEI Buka Pintu Investor Global

Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More

60 mins ago

CIO Danantara Buka Suara soal Demutualisasi BEI dan Potensi Konflik

Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More

2 hours ago

Awarding BTN Housingpreneur Jadi Penutup BTN Expo 2026, Fokus Inovasi Perumahan

Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More

2 hours ago

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

3 hours ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

5 hours ago

OJK Beberkan 8 Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal RI, Apa Saja?

Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

6 hours ago